Ming. Jun 16th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Gelar Diskusi Bersama Ormas dan Pegiat Pemilu

2 min read
KPU Provinsi Gorontalo menggelar diskusi bersama Ormas dan pegiat pemilu yang tergabung dalam “Forum Demokrasi”, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, di Sanggar Tani Alam Bulota

RadarGorontalo.com – Dalam upaya meningkatkan partisipasi pemilih, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Gorontalo menargetkan partisipasi pemilih pemilu 2019 secara nasional sebesar 77,5 persen.

Sehingga untuk mencapai target tersebut, Selasa (19/2), KPU Provinsi Gorontalo menggelar diskusi Bersama Ormas dan pegiat pemilu yang tergabung dalam “Forum Demokrasi”, dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilu 2019 di Sanggar Tani Alam Bulota, Kel. Bulota, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Diskusi yang dihadiri Ketua dan Anggota KPU Provinsi Gorontalo serta mantan Komisioner KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo yang tergabung dalam “Forum Demokrasi”, dirasa perlu untuk menjaring ide-ide baru dalam sosialisasi serta pelbagai permasalahan pemilu 2019.

Beragam tema muncul dalam diskusi ini, termasuk di dalamnya adalah mengenai pemutakhiran data pemilih yang terus digencarkan, kampanye beserta teknisnya di lapangan, kerjasama KPU dan Bawaslu sebagai mitra dalam pemilu, hingga netralitas ASN dalam pemilu 2019.

Pegiat pemilu yang tergabung dalam “Forum Demokrasi”

Besar harapan agar Forum Demokrasi bisa memberikan sumbangsih yang nyata dalam perkembangan demokrasi Indonesia khususnya di Provinsi Gorontalo.

Fadliyanto Koem dalam diskusi tersebut mengatakan bahwa langkah KPU ini dalam rangka membangun komunikasi dengan berbagai pihak. Bahkan, pihaknya juga menyasar pemilih pemula, pemuda, ormas dan organisasi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Upaya yang dilakukan ini mendorong partisipasi masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pilpres dan pileg 17 April mendatang, katanya.

Kami berharap, masyarakat sebagai pemilih tidak terpengaruh oleh hal-hal negatif. Selain itu, ia juga berharap langkah yang dilakukan KPU bisa meningkatkan partisipasi pemilih.

Paling tidak, kata dia, informasi yang disampaikan itu bisa memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menggunakan hak suaranya dengan baik.

“Untuk meningkatkan partisipasi pemilih, tentu perlu keterlibatan masyarakat. Memberikan informasi yang tepat kepada masyarakat secara luas, terangnya. (*)

Share

Tinggalkan Balasan