Ming. Jun 16th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Tertinggi, PBB Kota Gorontalo Capai Rp 7,6 Miliar

2 min read
ilustrasi

RadarGorontalo.com – Pencapaian target Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2018 di Kota Gorontalo menunjukan progres yang baik. Hasil evaluasi yang digelar Pemerintah Kota Gorontalo, antara tahun 2017-2018 terjadi peningkatan, baik dari sisi jumlah realisasi dana maupun persentase.

Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid mengatakan, pada tahun 2017 target PBB yang dipatok pemerintah sebesar 7,4 milar dan terealisasi sebesar 80,21 persen, sedangkan tahun 2018 dari target 7,6 miliar yang terealisasi 81,32 persen.

Selain itu, sebagian kelurahan dan kecamatan juga bisa melampaui target yang direncanakan.  Seperti tahun kemarin, Pemkot Gorontalo akan memberikan reward kepada semua pihak yang berhasil melampaui target di atas 100 persen untuk rangking 1, 2 dan 3.

Reward akan diberikan baik untuk pemerintah kecamatan, kelurahan, termasuk kolektor dan wajib pajak. “Reward ini kita berikan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi agar pihak yang bisa melampui target terus meningkatkan prestasinya.

Tahun ini piagam penghargaan bagi kelurahan dan kecamatan akan kita bagi dua. Yang satu dikhususkan untuk capai tertinggi secara persentase, dan satu lagi tertinggi dari sisi nilai,” kata Ismail.

Kedepan, Pemkot akan melakukan beberapa pembenahan, termasuk berkaitan pemutakhiran data. Pemutakhiran data diperlukan guna mengetahui potensi dan memudahkan pemungutan pajak di lapangan.

Selain itu, kecamatan dan kelurahan berprestasi dalam capaian PBB akan diinventarisir melalui Badan Keuangan Daerah. Strategi dan pendekatan yang dilakukan kecamatan dan kelurahan berprestasi perlu menjadi semacam bencmark bagi kelurahan dan kecamatan lain yang belum bisa memenuhi target, terangnya.

Sementara itu Kabid Pendapatan Badan Keuangan Kota Gorontalo, Hansmi Jahja menambahkan, bila dibandingkan tahun 2017, hasil evaluasi tahun 2018 memperlihatkan beberapa perubahan positif.

Disamping realisasi dan persentase capaian PBB, jumlah kelurahan yang melampuai target juga bertambah. Tahun 2017 hanya 3 kelurahan, tetapi tahun 2018 menjadi 7 kelurahan.

“Progesnya meningkat karena ada upaya yang kita lakukan. Melalui pemberian reward misalnya, kelurahan berlomba-lomba untuk bisa mengejar target,” ujarnya. Disamping itu, pelayanan PBB di Kota Gorontalo juga sudah jauh lebih mudah.

Yang penting hafal nomor objek pajak (NOP), wajib pajak bisa membayarnya darimana saja secara online, bisa lewat bank, lewat kantor pos atau lewat Telkomsel.

Selain itu juga Badan Keuangan memliki pelayanan mobile yang akan stand by di setiap kantor kelurahan. Dengan cara itu, sekalipun deadline PBB telah dimajukan dari 31 Desember ke 30 September, target realisasi tetap bisa dicapai. (rg-62)

Share

Tinggalkan Balasan