Rab. Jun 19th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Sidang Anak Bunuh Ayah Nyaris Ricuh

2 min read
Salah seorang keluarga korban, nampak memarahi anggota polisi yang menghalangi mereka ketemu dengan pelaku. (Foto : Abink/RG)
Salah seorang keluarga korban, nampak memarahi anggota polisi yang menghalangi mereka ketemu dengan pelaku. (Foto : Abink/RG)

Terdakwa Tidak Lagi Dianggap Keluarga

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Kasus pembunuhan yang dilakukan anak terhadap ayahnya, Selasa (31/5) disidangkan. Sejak awal hingga berlangsungnya persidangan, keluarga korban yang tidak lain kerabat pelaku, sudah meneriakkan kata-kata mengutuk. Bahkan pelaku AF alias Fit yang masih duduk di bangku SMA itu, sudah tidak dianggap lagi keluarga oleh kerabatnya. Menariknya, dalam sidang kemarin pelaku menuding salah satu saksi, yang menyuruh pelaku berkomunikasi dengan pacarnya yang menjadi eksekutor.

Sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Kota Gorontalo itu, dengan agenda pembacaan dakwaan, mendapat pengawalan ketat aparat polisi bersenjata lengkap. Dengan penjagaan super ketat seperti itu, sidang tetap nyaris ricuh. Keributan terlihat, saat polisi menggiring terdakwa keluar dari ruang sidang.

Sidang itu sendiri berjalan tertutup. tidak seorang pun yang diizinkan masuk ke dalam ruang sidang oleh aparat, kecuali saksi yang diundang majelis hakim. Dengan penjagaan seperti itu, keluarga korban ngotot untuk masuk, tapi tetap tak bisa tembus pagar betis. Kekesalan tak bisa masuk ruang sidang, diluapkan dengan mengumpat dan mengutuk pelaku. “Anak durhaka, tidak tahu terima kasih… kau sudah tidak anggap sebagai keluaraga lagi,”ungkap salah satu keluarga korban yang menghadiri sidang dakwaan tersebut.

Ada enam saksi yang dihadirkan pada sidang yang berlangsung selama 4,5 jam sejak pukul 11.30 itu, tidak lain adalah merupakan keluarga korban yang diduga mengetahui jelas kejadian tersebut. Dari enam saksi yang dihadirikan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Gorontalo, ada seorang saksi yakni Farida. Yang merasa keberatan dengan pernyataan pelaku Fit dihadapan persidangan, sehingga membuat ia menangis histeris ketika keluar ruang sidang. Karena menurutnya, dihadapan majelis hakim Fit telah menudingnya, bahwa obrolan Fit dengan Pin itu atas suruhan Farida. “Memang kurangajar dia itu, masakan saya dituduh menyuruhnya untuk obrolan di BBM dengan Pin,”tutur Farida sambil menangis.

Rupanya curhatan Farida usai sidang, justru makin memicu kekesalan keluarga korban. Seketika, suasana PN Kota Gorontalo langsung ribut. Lagi-lagi umpatan, makian dialamatkan ke pelaku. Bahkan untuk melampiaskan emosi mereka, mereka pun langsung mengelilingi gedung ruang sidang tersebut, dan menjaga di dua pintu gedung itu. Dan disaat pelaku yang diketahui mengenakan kerudung warna emas itu dibawa petugas ke luar ruang sidang, keluarga korban langsung menerobos untuk melayangkan pukulan pada pelaku, namun dihalangi aparat. (rg-62)

Share

2 thoughts on “Sidang Anak Bunuh Ayah Nyaris Ricuh

  1. Mohon diralat, Sidang tersebut utk terdakwa Ananda Fitria alias AF alias fit bukan OH alias Pin, silahkan dikonfirmasi ke pihak terkait.
    Terima kasih

Tinggalkan Balasan