Sen. Jun 17th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Setelah 32 Tahun, Marten Mengulang Sukses Kasmad Lahay

2 min read
Walikota Marten Taha menerima penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha dari Kemendagri

RadarGorontalo.com – Gorontalo pernah dapat penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha, tetapi itu 30 tahun silam di era Bupati Bupati Kasmad Lahay.

Penghargaan itu diabadikan pada sebuah gedung di Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang dikenal dengan gedung Parasamya sekarang dikenal gedung kesenian.

Setelah itu tak ada satupun daerah di Provinsi Gorontalo yang mampu mendapatkan penghargaan tertinggi dari Mendagri itu.

Bahkan Kabupaten Gorontalo tak bisa mempertahankannya, tetapi sekarang Marten Taha mampu meraihnya dan itu di periode pertamanya menjabat sebagai Walikota di Gorontalo.

Menurut Kepala Dinas Sosial dan PM, Nikson Rahman, bahwa Marten Taha tak pernah mengejar prestasi, karena selama ini beliau bekerja dengan tulus untuk rakyat dan tidak pernah mengejar penghargaan.

Karena kinerjannya selama ini ternyata mendapatkan hasil yang positif, prestasipun datang dengan sendirinya”, kata Nikson saat diwawancarai awak Rakyat Gorontalo.

Kota Gorontalo merupakan daerah dengan kinerja terbaik secara nasional, dan telah menerima penghargaan menjadi kepala daerah terbaik nomor dua secara tingkat nasional dan penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha, dan itu tidaklah mudah sejak masa kepemimpinan yang dahulu, dan itu telah diakui oleh pemerintah pusat bahwa pemerintahan Kota Gorontalo adalah yang berprestasi.

Selama menjabat sebagai pemimpin Kota Gorontalo, Marten Taha banyak melakukan terobosan yang luar biasa. Dengan sosok kepribadian yang sejuk dan pemimpin yang santai, itulah yang menjadi gaya kepemimpinan beliau.

Sepanjang tahun 2014-2019, berbagai prestasi yang telah diraihnya, juga tidaklah sedikit, berkisar 135 penghargaan yang telah diberikan oleh pemerintah pusat.

Nikson pun menambahkan, selama beliau menjabat sebagai Walikota, saya melihat sosok pemimpin yang mampu mengayomi bawahannya, serta tak pernah ada jarak pemimpin dengan masyarakat.

Sehingga tidak pernah ada masalah yang tidak bisa diselesaikan sampai-sampai terdengar ke tingkat atas. “Salah satu program unggulan yang berjalan saat ini, merupakan satu-satunya kepala daerah di Indonesia melaksanakan program tersebut.

Secara nasional program gratis dari lahir sampai mati ini sulit ditiru oleh daerah lain, bahkan pemerintah pusat benar-benar dibuat kagum dengan program gratis dari lahir sampai mati di Kota Gorontalo, tukas Kadis Sosial ini. (TR-10)

Share

Tinggalkan Balasan