Sen. Jun 17th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Serba Serbi Palantikan Walikota, Garam dan Dasi Gubernur

2 min read
Ilust Mualif, RGOL.com

RGOL.com– Sejumlah pegawai Pemrov yang kemarin bertugas dalam acara pelantikan Walikota dan Wakil Walikota menemukan ada garam yang ditabur di bawah kursi Walikota dan Wakil Walikota.

Kontan saja hal ini langsung dikaitkan dengan dunia mistik.

Memang sangat aneh kok bisa ada garam yang ditabur di lantai, tepatnya di bawah kursi yang disediakan panitia pelantikan. Kontan saja peristiwa ini jadi bisik-bisik sejumlah pejabat.

Gubernur sendiri ketika nendengar itu langsung mengecek pada sejumlah staf yang bertugas di Rudis Gubernur, apa benar ada kejadian seperti itu, berapa banyak garamnya, tanya Gubernur.

Iya pak, cukup banyak, jawab stafnya. Gubernur tersenyum, lalu pada RGOL.com, Gubernur mengatakan kalau dia juga pernah mengalami hal yang serupa, bedanya bukan garam tapi minyak dengan binatang binatang kecil yang dimasukan dalam botol kecil, kemudia digantung di bawah kursi kerjanya.

Saya sendiri yang menemukannya, tetapi saya tak takut, kilahnya. Sementara itu, Walikota tak mengambil pusing soal garam itu, bahkan sama sekali tak punya perasaan negatif soal itu.

Beliau bilang mungkin ada garam tumpah dan tak sempat di sapu, kata Yudin Laliyo.

Selain soal garam, soal warna juga menjadi perhatian. Ketika melantik Walikota dan Wakil Walikota, Gubernur tampil dengan jas hitam kemeja putih, dan yang menjadi perhatian adalah dasi merah yang dikenakannya.

Biasa dasi kuning, sekarang so merah, jangan jangan so benar beliau akan ke PDIP, kata sejumlah elite politik yang hadir kemarin.

Tetapi Gubernur punya alasan sendiri. Ini warna NKRI, katanya sambil mengelus dasi yang dipakainya, seraya menambahkan, kalau sudah jadi Kepala Daerah atau jadi Aleg, tidak boleh lagi ada warna-warni, yang ada hanya merekah putih, warna NKRI.

Semua orang harus berpihak pada rakyat. Selain Gubernur yang menjadi perhatian karena warna dasinya, para pejabat Pemkot juga jadi perhatian karena mengenakan seragan warna biru.

Tanda-tanda mau pindah ke Nasdem, kata sejumlah elite.

Namun kubu Marten punya alasan juga, jangan salah, ibu-ibu semua mengenakan seragam kuning, ini cerminan koalisi Golkar Demokrat. Pak Wali kan didukung Golkar dan Demokrat, jadi kuning Biru. (try)

Share

Tinggalkan Balasan