Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Separuh Fraksi Golkar Kota, Ditargetkan Perempuan

2 min read
Salah satu agenda silaturahmi dan sosialisasi srikandi Partai Golkar Kota, Dita Angriani Polapa, dengan masyarakat banyak

RadarGorontalo.com – “In Shaa Allah, kami lebih dari siap!” itu pengakuan dari sejumlah caleg-caleg perempuan yang akan bertarung di semua jenjang legislatif pada Pileg 17 April mendatang.

Dimana, kian mendekatnya hari ‘H’ tahapan pencoblosan dan pemungutan suara di Pileg itu nanti, mereka para caleg-caleg dari keterwakilan kaum perempuan ini, seakan tiada pernah berhenti berjuang, bergerak dan terus bergerak, menjaring ketertarikan dan keterterimaan masyarakat se provinsi Gorontalo.

Alhasil, kian banyak kaum perempuan yang diprediksi akan mewarnai bursa legislatif di periode 2019-2024 mendatang. Dimana, sejuta asa atau harapan sangat dirindukan oleh masyarakat utamanya kaum perempuan se provinsi Gorontalo.

Agar keterwakilan para srikandi-srikandi dari lintas parpol di semua lembaga legislatif ini, kian memperjuangkan hak-hak dan keberpihakan terhadap kaum perempuan.

Disisi lain, ada hal yang menarik disampaikan srikandi caleg Partai Golkar, Dita Angriani Polapa, di sejumlah sosialisasi dan kegiatan kampanye yang dilakukannya.

Dimana, banyak masyarakat yang memberi dukungan, bahwa sudah saatnya paradigma atau pandangan orang banyak, akan keberadaan kaum perempuan hanya sebagai ibu rumah tangga (IRT), sebaiknya dirubah.

Dengan berkompetisi untuk menjadi calon wakil rakyat. Yang membawa misi, jika bukan kaum perempuan sendiri, yang memperjuangkan hak-hak dan keberpihakan terhadap perempuan, lalu siapa lagi?

“Sementara, banyak permasalahan kaum perempuan, yang perlu dibenahi. Seperti masalah kekerasan, kesenjangan ekonomi, dan sebagainya. Olehnya, itu menjadi salah satu misi saya.

Kaum perempuan bukan lagi sebatas IRT saja. Namun juga bisa memperjuangkan hak-hak kaumnya sendiri, di kancah legislatif. Dengan tentunya, tidak melupakan kodrat-nya sebagai perempuan, dalam mengurusi keluarga,” jelas Dita, kemarin.

SEPARUH PEREMPUAN

Target yang tidak kalah menariknya disampaikan Dita, terkait peluang para caleg-caleg Perempuan Beringin di DPRD Kota Gorontalo, periode 2019-2024 mendatang.

“Kami (perempuan Golkar) tetap menargetkan minimal 30 % keterwakilan kaum perempuan di legislatif. Yang artinya, di cikal bakal fraksi Golkar sendiri, In Shaa Allah, separuh-nya bisa diisi oleh para kader perempuan Golkar.

Misalnya, jika Golkar berhasil meraih 10 kursi di DPRD Kota, separuhnya adalah kaum perempuan,” terang Dita. (ay1)

Share

Tinggalkan Balasan