Ming. Jun 16th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Selamatkan Pelajar dari Penyalagunaan Narkoba

2 min read
Pose bersama unsur BNNP Gorontalo, para guru BK dan dosen usai pelaksanaan Bimtek Penggiat Anti Narkoba Bersama Instansi Pendidikan.

RadarGorontalo.com – Peran Guru Bimbingan Konseling (BK), sangat penting demi penyelamatan pelajar dari penyalahgunaan Narkoba. Guru BK setidaknya memahami karakter dan jiwa peserta didik.

“Peserta didik yang mengalami gangguan perilaku dan sulit ditangani oleh guru kelas, bisa ditangani oleh Guru BK. Guru BK akan tampil memberikan solusi.

Bahkan Guru BK akan selalu berkomunikasi dnegna orang tua untuk mencari sousi jika menemukan anak dengan temperament dan sikap yang tidak sesuai dengan norma norma yang baik,” ungkap Kepala BNNP Gorontalo, Brigjenpol Drs. Oneng Subroto, SH, MH saat menjadi narasumber pada Bimbingan Teknis (Bimtek) Penggiat Anti Narkoba di lingkup instansi pendidikan, yang digelar selama 2 hari.

Pada kegiatan yang dihadiri para Guru BK SMA/SMK/MA dan Perguruan Tinggi se provinsi Gorontalo ini, Kepala BNNP menjelaskan bahwa anak sekolahan akan menjadi tongkat estafet bangsa.

Sehingganya perlu dipersiapkan dan dijauhkan dari perbuatan dan tindakan yang melanggar hukum seperti penyalahgunaan narkoba.

Sementara itu, Kepala Bidang P2M Muchars Daud, SE, M.AP, yang juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut, mengawali pemaparannya, ia memperkenalkan tentang bahan-bahan adiktif yang sangat berbahaya dan banyak dikonsumsi, seperti lem, miras dan rokok.

Guru BK dan dosen yang tugas dan fungsinya berkaitan dengan penangañan siswa dan mahasiswa yang bermasalah, akan menjadi penggiat Anti Narkoba, tang dalam pelaksanaanya harus dibekali dengan teknik dan metode dasar penggiat.

Seperti pengetahuan dan seluk beluk Narkoba, baik menyangkut pencegahan, rehabilitasi, narkoba dipandang dari perspektif hukum, teknik berkomunikasi yang baik, bagaimana membangun kesiapan mental menjdi seorang penggiat dan lain-lain.

Muhars juga menjelaskan tentang perlunya keterlibatan seluruh guru dalam upaya memberikan pemahaman kepada para siswa di awal pelajaran di kelas.

“Jika hal ini dilakukan secara terus menerus oleh seluruh guru, maka diyakini akan terjadi perubahan perilaku siswa maupun mahasiswa kearah yang lebih baik,” katanya.

Kabid P2M BNNP Gorontalo juga sempat menyerahkan buku panduan guru tentang narkoba dan problematikanya. Selain unsur BNNP Gorontalo, kepala Dikbudpora, Kakanwil Kemenag, Akademisi UNG Prof Dr. Fenti Puluhulawa, MH, Dr. Ir. Syaiful Umela, MM, Pakar Komunikasi Ronal Hutagalung dan Penggiat Anti Narkoba, juga menjadi narasumber pada kegiatan tersebut. (adv)

Share

Tinggalkan Balasan