Kam. Jun 27th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Sehari, 30 Rakyat Indonesia Mati Karena Narkoba

2 min read
ilustrasi RG

RadarGorontalo.com – Dampak peredaran narkoba begitu mematikan. Sehari bisa membunuh 30 jiwa rakyat Indonesia. Menkopolhukam Wiranto menegaskan, tidak ada lagi toleransi terhadap peredaran narkoba.

“Saya mendapat laporan dari BNN (Badan Narkotika Nasional, red) karena sering diundang untuk membakar barang sitaan.

Saya tanya korbannya berapa? Disampaikan 1 hari 30 orang rakyat kita (Indonesia) yang mati karena narkoba. Sebulan berarti ada 900 orang. Banyak sekali, bagaimana kalau setahun?,” ujar Wiranto di kampus UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (28/3).

Wirnato mengidentifikasi penyebaran narkoba maraknya terjadi di wilayah perbatasan. Apalagi Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pintu masuk.

Terutama melalui jalur laut. Kondisi itu sangat rawan terhadap penyelundupan. “Karena itu, salah satu konsetrasi Presiden Joko Widodo yaitu membangun dari pinggiran.

Karena di pinggir itulah tempat narkoba masuk. Dengan membangun garis perbatasan di berbagai wilayah Indonesia maka bisa untuk mencegah masuknya narkoba,” katanya.

Mantan Panglima ABRI itu pun mengaku kaget dengan laporan Gubernur Kalimantan Utara Irianto Lambrie. Dari laporannya, di wilayah Kalimantan Utara itu terdapat sekitar 1.400 jalur tikus.

Semua itu berpotensi digunakan untuk jalur penyelundupan. “Satu provinsi ada 1.400 jalur tikus, bagaimana kita bisa awasi kalau kita tidak membangun dari pinggiran?

Maka dibangun dari pinggiran, jadi kuat dari luar bukan hanya di dalam,” jelasnya. Menurut mantan Ketua Umum Partai Hanura itu, mencegah narkoba terus berkembang merupakan aspek penting bagi negeri ini.

Terutama dalam mewujudkan Indonesia emas pada 2045. Bangsa ini diramalkan menjadi negara dengan perekonomian terkuat nomor 4 di dunia pada saat itu.

“Bagaimana mungkin generasi muda saat ini akan memimpin indonesia bila sudah lebih dulu dihancurkan oleh narkoba. Indonesia emas pada 2045 bisa tidak terwujud kalau sekarang generasi mudanya terpapar narkoba,” pungkasnya. (jpg)

Share

Tinggalkan Balasan