Sab. Mei 25th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Pleno KPU Provinsi Gorontalo, Transparan dan Jujur

3 min read
Foto : “Moh. Kris Wartabone”

RGOL.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Gorontalo melalui rapat pleno terbuka secara resmi menetapkan hasil penghitungan perolehan suara pemilu tahun 2019 tingkat Provinsi Gorontalo.

Hal ini bisa dilihat pada sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara baik Pilpres, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Terkait dengan hasil pleno tersebut, tokoh masyarakat Gorontalo, Daima Ali memberikan apreasiasi kepada penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu yang sudah bekerja keras mensukseskan Pemilu serentak di Provinsi Gorontalo yang aman dan lancar.

Menurut Ketua NU Pohuwato ini, pelaksanaan Pemilu serentak di Gorontalo, sejak deklarasi, kampanye, pencoblosan sampai dengan penghitungan suara dari TPS, PPK Kecamatan, KPU Kabupten/Kota dan KPU Provinsi yang baru saja selesai, sudah berjalan baik,transparan, jujur, adil, demokratis dan sesuai aturan.

“Ketua NU Pohuwato , DAIMA ALI”

Dan ini terbukti selama penghitungan suara, semua berjalan aman dan damai.

Kenapa demikian, karena penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu sudah bekerja jujur dan mengedepankan transparansi. “seandainya KPU tidak jujur, maka pasti sudah lama terjadi keributan, tapi kenyataannya tidak seperti itu, karena semua proses Pemilu, sampai dengan Pleno di KPU Provinsi Gorontalo, terlaksana dengan jujur dan transparan,” tegasnya.

Kalaupun ada kekurangan-kekurangan atau kesalahan dari penyelenggara Pemilu, menurut Daima itu hal biasa dalam demokrasi. Apalagi KPU membuka ruang bagi masyarakat untuk mengadu atas kekurangan atau kesalahan dalam proses Pemilu.

Ini membuktikan KPU sangat demokratis dalam menjalankan tugas Pemilu serentak 2019 di Provinsi Gorontalo. Sekarang pemilu 2019 sudah selesai, maka kita tinggal menunggu putusan resmi dari KPU. “tugas kita sekarang adalah menghilangkan semua perbedaan dan bersatu kembali.

Kita serahkan semua ini kepada KPU, dan siapapun yang terpilih nanti, merekalah orang-orang terbaik pilihan rakyat, pilihan kita semua yang harus kita dukung untuk menjadi pemimpin masa depan,” ucapnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Gorontalo lainnya, Moh. Kris Wartabone juga memberikan apresiasi terhadap penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu yang sudah bekerja keras mensukseskan Pemilu serentak di Provinsi Gorontalo dengan aman, damai, jujur, demokratis dan transparan.

Kris mengatakan bahwa yang paling berjasa dalam suksesnya Pemilu di Provinsi Gorontalo adalah penyelenggara ditingkat KPPS. “yang paling berat tugas dan tanggung jawabnya selama Pemilu ini adalah KPPS.

Saya sangat apresiasi dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada KPPS yang sudah bekerja tepat waktu dan tanpa masalah di lapangan,” ujarnya. Kris tak lupa menyampaikan bela sungkawa kepada ratusan KPPS yang meninggal dunia akibat kelelahan.

“ini adalah pengalaman, maka kedepan, pada Pemilu serentak nanti, petugas KPPS harus diawal oleh tim medis, dikontrol kesehatannya, diberikan nutrisi yang lebih, dan paling utama, honor mereka harus sama dengan gaji KPU,” tegas cucu Pahlawan Nasional Nani Wartabone.

Kris juga tak lupa menghimbau kepada masyarakat Gorontalo yang pada Pilpres dan Pileg lalu sempat terputus silaturahim karena perbedaan dukungan, agar kiranya menghilangkan semua perbedaan dan menjalin kembali silaturahim.

“Pemilu sudah selesai, kita tunggu saja hasilnya, tentu semua kita percayakan kepada KPU sebagai penyelenggara Pemilu, karena selama ini, KPU sudah bekerja dengan jujur, transparan dan demokratis,” tuturnya.

Sementara itu, baik Daima Ali maupun Kris Wartabone tak lupa mengucapkan terima kasih kepada aparat keamanan Polri dan TNI yang sudah banyak berkontribusi mengamankan pelaksanaan Pemilu serentak di Provinsi Gorontalo. (rg-57)

Share

Tinggalkan Balasan