Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Pemprov Terapkan Aplikasi Loker Digital

2 min read
Sekdaprov Darda Daraba

RadarGorontalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo, ingin memberikan kemudahan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), salah satunya dengan menerapkan Aplikasi Loker Digital.

Aplikasi ini untuk memudahkan akses kearsipan ASN, dimana loker tersebut menjadi penyimpanan arsip berharga ASN mulai dari SK, Surat Tugas, identitas kependukan, SKP dan lainnya.

Pemanfaatan Loker Digital ini disosialisasikan kepada perwakilan OPD, Senin (29/4), yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Darda Daraba.

Sekdaprov mengapresiasi inovasi yang dibuat oleh BKD. Penggunaan teknologi informasi diharapkan dapat mempersingkat rantai birokrasi, serta memudahkan pekerjaan dalam melaksanakan pelayanan manajemen ASN di Provinsi Gorontalo.

“Kalau sudah ada digital ASN ini, jadi mau mutasi, kenaikan pangkat, penerbitan KARPEG harus cepat pengurusannya jangan lagi suruh kesana kemari. Harus otomatis pangkatnya sudah berubah,” ujarnya.

Darda mengatakan, dalam menerapkan aplikasi digital tersebut tentunya membutuhkan partisipasi pengelola kepegawaian sebagai brainware di dalam sistem pelayanan.

Untuk itu, setiap pengelola kepegawaian, baik itu kasubag umum dan kepegawaian atau kasubag TU diharapkan dapat berpartisipasi aktif dalam meningkatkan sistem pelayanan manajemen ASN di Provinsi Gorontalo.

Darda berharap BKD segera menuntaskan proses pengurusan password dan username setiap ASN. Selanjutnya bisa digunakan untuk menyimpan berkas setiap ASN yang tersebar diberbagai OPD.

Faktor keamanan jaringan juga diminta untuk diperketat mengingat semua data penting terekam dan tersimpan dalam sistem tersebut.

Sementara itu, Plt Kaban BKD Syukri Botutihe mengatakan kehadiran Loker Digital memudahkan dalam mendata potensi ASN. Rekam jejak digital membantu dalam hal pengurusan mutasi, kenaikan pangkat dan atau pengangkatan dalam jabatan tertentu.

“Sebelumnya kita memang sudah menerapkan sistem kepegawaian secara digital. Yang belum ada di kita bagaimana mengarsipkan berkas-berkas ASN. Kalau masih menggunakan manual sistem kita masih menyimpan arsip dalam bentuk kertas-kertas yang mudah hilang,” pungkasnya. (Mey)

Share

Tinggalkan Balasan