Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Pemprov Gelar Operasi Pasar, Harga Rica So Lebe Pidis

2 min read

Zudan Arif Fakrulloh, saat melakukan pemantauan di Pasar Kampung Bugis

RadarGorontalo.com – Mengantisipasi makin tingginya harga cabai (rica,red) dipasaran, Pemerintah Provinsi Gorontalo mengambil langkah cepat dengan melakukan operasi pasar disejumlah pasar tradisional.

Operasi pasar ini dilakukan untuk untuk membantu masyarakat sekaligus sebagai upaya untuk menstabilkan kembali harga cabe yang melonjak hingga mencapai Rp 130 ribu per kilogram dalam sepekan terakhir.

Dan kamis (09/03), Penjabat Gubernur Zudan Arif Fakrulloh, melakukan pemantauan langsung disalah satu pasar yang ada di Kota Gorontalo, yakni di pasar Kampung Bugis.

Zudan mengatakan, melonjaknya harga cabe di pasaran bukan disebabkan oleh minimnya produksi di Provinsi Gorontalo, tetapi cabe Gorontalo banyak dikirim ke daerah-daerah lain dengan alasan harga yang lebih tinggi dan sangat menggiurkan bagi para pengusaha dan distributor cabe.

Terkait hal itu, Zudan menghimbau para pengusaha dan distributor untuk memenuhi terlebih dahulu kebutuhan dalam daerah, dan tidak semata-mata mencari keuntungan yang besar.

“Sejak dua hari terakhir kita menjual cabe dengan harga semurah-murahnya, hanya 60 ribu rupiah sekilonya.

Kemarin saya melihat di Isimu 4 sampai 7 ton cabe akan dikirim ke Sulawesi Utara.

Saya minta kepada pengusaha dan distributor mencukupi dulu kebutuhan di dalam Gorontalo, kasihan masyarakat kita, mereka sangat membutuhkan dan menggemari cabe,” ujarnya.

Zudan mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Gorontalo secara rutin akan melaksanakan operasi pasar di seluruh Provinsi Gorontalo, hingga harga cabe kembali normal.

“Kita akan terus lakukan operasi pasar, mudah-mudahan harga cabe segera normal kembali, dan masyarakat bisa kembali memperolehnya dengan harga yang murah,” tandasnya.

Pada operasi pasar tersebut, Dinas Kumperindag Provinsi Gorontalo menyediakan 400 paket cabe, dimana per paketnya ukuran setengah kilogram dijual dengan harga 30 ribu rupiah.

Total yang dipersiapkan Dinas Kumperindag untuk mengintervensi operasi pasar mencapai 600 kilogram. Pelaksanan pasar murah sendiri sudah dimulai sejak Rabu kemarin, di Pasar Rabu Kelurahan Tapa, kemarin. (RG-25)

Share

Tinggalkan Balasan