Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Pemprov Alokasikan Rp 86,7 Miliar Untuk Pemkab Gorontalo

1 min read
Wagub saat menyampaikan paparan terkait program pemprov yang disinkronkan dengan program Pemkab Gorontalo

RadarGorontalo.com – Pemerintah Provinsi Gorontalo pada tahun 2019 mengalokasikan dana APBD ke Kabupaten Gorontalo sebesar Rp86,7 miliar. Sedangkan dana APBN tahun anggaran 2019 yang digelontorkan ke Kabupaten Gorontalo mencapai Rp211,7 miliar.

Wakil Gubernur Idris Rahim menjelaskan, anggaran yang dialokasikan melalui 14 Satuan Kerja dan Organisasi Perangkat Daerah Provinsi Gorontalo tersebut akan dimanfaatkan untuk membiayai sejumlah program strategis yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo.

“Di antaranya pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR), rumah sakit Hasri Ainun Habibie, revitalisasi Danau Limboto, Bantuan Pangan Non Tunai Daerah (BPNT-D), serta pengembangan pariwisata,” kata Idris saat pemaparan pada Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program 2018 dan Sinergitas Program Tahun 2019 bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo, Senin (18/2).

Pada sektor kesehatan, Idris mengatakan, anggaran Pemprov Gorontalo dialokasikan untuk premi program Jamkesta bagi 48.777 jiwa dengan anggaran Rp13,4 miliar.

Ada pula anggaran pembangunan infrastruktur berupa program penanggulangan banjir dan peningkatan jalan yang dialokasikan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang yang jumlahnya mencapai Rp37,3 miliar.

Sedangkan anggaran untuk sektor pendidikan alokasinya sebesar Rp11,6 miliar. Selain itu ada juga alokasi anggaran untuk beberapa sektor lainnya, seperti pertanian, perikanan, lingkungan hidup, serta perumahan dan permukiman.

Olehnya, Idris berharap alokasi anggaran Pemprov Gorontalo dapat bersinergi dengan program Pemkab Gorontalo sehingga mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi, menurunkan angka kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

Pada kesempatan itu Wagub Idris Rahim mengapresiasi kinerja Pemkab Gorontalo yang berhasil menurunkan angka kemiskinan yang sebelum sebesar 20,55 persen, turun menjadi 19,84 persen pada tahun 2018. (RG-25)

Share

Tinggalkan Balasan