Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Pembantaian Pertama Satu Keluarga di Gorontalo, Polisi Buru Pelaku

2 min read
Yahanes Pangkong yang kini terbaring di Rumah Saakit akibat tusukan dibagian perut (Foto istimewa)

RadarGorontalo.com- Satu keluarga di Kelurahan Limba U1 Kecamatan Kota Selata menjadi korban pembantaian yang dilakukan pelaku pencurian di rumah milik Yohanes Pangkong alias Ko Yahanes (80).

Atas kejadian ini, dua orang tewas dan dua lainnya mengalami luka-luka. Pembunuhan pertama terbesar di Gorontalo ini terjadi, Senin (18/3) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA.

Selain Yohanes, perampokan yang berujung maut ini juga menewaskan 2 penghuni rumah lainnya yakni Sintiawati Horiyono (70) (Meninggal Dunia di RS Multazam) dan Simon Pangkong (49) yang meninggal dunia di TKP.

Sementara korban luka tusuk ko Yahanes dan Imelda Pangkong (46) dengan luka tusuk di bagian perut yang kini masih dirawat di Rumah Sakit Bunda Kota Gorontalo.

Menurut Informasi yang dihimpun RadarGorontalo.com di Tempat kejadian Perkara (TKP), perampokan ini berupaya untuk membongkar rumah untuk mengambil sejumlah barang.

Imelda Pangkong korban kritis akibat perampokan di jalan Pandjaitan

Namun diketahui Simon Pangkong yang tak lain anak dari Ko Yohanes, sehingga pelaku ini panik dan menghabisi Simon yang berada di lantai dua.

Belum sampai disitu, pelaku kemudian menghabisi nyawa Sintiawati Horiyono yang berada di kamar bawah. Perampokan pemilik tokoh ini pun dibenarkan oleh Kapolres Gorontalo Kota, AKBP Robin Lumban Raja SIK MSi.

Dihadapan pekerja media, AKBP Lumban menyampiakan bahwa perampokan ini awalnya hanya mencuri, namun karena sudah terlanjur diketahui pemilik rumah, pelaku yang kini dalam pengejaran tersebut menyerang penghuni rumah lainnya.

“Awalnya yang dilakukan hanya untuk mencuri, karena sudah ketahuan, pelaku panik dan melakukan pembunuhan. Kapolres menambahkan, pelaku diduga masuk kerumah melalui pintu samping dan masuk pintu utama kanan rumah dan selanjutnya naik ke lantai 2 rumah.

Almarhum Simon yang tergelatak bersimbah darah akibat pembunuhan sadis 

Dan pelaku diduga bertemu dengan korban Simon dan menjadi korban pertama pembunahan. “Jika melihat ceceran darah yang terserak dilantai, pelaku sempat mendapat perlawanan dari korban dilantai 2, tutur AKBP Robin.

Untungnya keributan di lantai dua tersebut membangunkan penghuni rumah lainnya. Pelaku yang panik kemudian turun dan bertemu dengan saudara dari korban yang meninggal dikamar atas.

Dan terjadi perlawanan sengit dari pemilik rumah. Namun pelaku berhasil mengambil kembali pisau dan menikam 3 korban lainnya.

Setelah korbannya lumpuh, pelaku kemudian melarikan diri, bebernya. “Hingga saat ini jajaran Polres Gorontalo Kota terus melakukan pengejaran terhadap pelaku, dan mudah-mudahan kami bisa mengungkap kasus ini, tukas mantan Kapolres Bone Bolango ini.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya pakaian korban, sprei, dan selimut. “Kasus ini masih kami dalami dengan meminta keterangan sejumlah saksi,” pungkasnya. (Goes)

 

Selanjutnya baca Harian Rakyat Gorontalo edisi, Selasa (19/3) besok

Share

Tinggalkan Balasan