Kam. Jun 27th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Mahfud MD : Berapa Gaji Pengkritik KPU?

1 min read
ilustrasi by dwi

Radargorontalo.com –  lewat akun twitternya PROF. Dr. Mahfud MD pada 21 April 2019 menuliskan:

“Kekisruhan yang sekarang terjadi, antara lain, disebabkan juga oleh kurang antisipatifnya KPU dalam penanganan IT,

Sehingga terkesan kurang profesional. Masak salah input data sampai 9 daerah ?

Masak dalam 3 hari baru terinput 5 persen ? Penghitung swasta/perorangan saja sudah lebih di atas 50 persen.”

Orang mengeritik KPU itu sama dengan memberikan MASUKAN. Tujuannya agar lima tahun mendatang,

Sistem IT KPU lebih baik. Untuk mengeritik, seseorang perlu ilmu, pemikiran dan KETULUSAN.

Para pemberi masukan (pengkritik) tidak digaji sama sekali. Sementara pihak yang dikritik (KPU, Bawaslu, dan lain-lain) digaji besar ditambah tunjangan ini itu. Bahkan punya anggaran untuk menghadapi kritik-kritik itu.

Jadi mohon ditanggapi lebih serius, agar makin bagus demokrasi kita. Jangan mengeluh.

Jadi pejabat yang digaji oleh uang rakyat/APBN pasti dikritik, karena itu ada anggaran kehumasan.

Selamat bekerja KPU dan BAWASLU. Kami selalu mendoakan Anda semua. 2024 wajib lebih baik,(RMOl)

Share

Tinggalkan Balasan