Sab. Mei 25th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

KPU Anggarkan Rp 40 M untuk Santunan Petugas KPPS

1 min read
Arief Budiman

RadarGorontalo.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak mendapat alokasi anggaran tambahan untuk memberikan santunan kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang tertimpa musibah selama proses Pemilu 2019.

Catatan KPU, sebanyak 2.447 petugas KPPS tertimpa musibah dengan 296 meninggal dan 2.151 menderita sakit.

“Pembayaran santunan menggunakan anggaran yang sudah ada di KPU dengan cara optimalisasi,” kata Sekjen KPU Arif Rahman Hakim kepada wartawan, Senin (29/4).

Menurut Arif, KPU bakal melakukan kajian ulang terhadap anggaran yang dimiliki. Instansi yang dipimpin Arief Budiman itu perlu menyiapkan anggaran sebesar Rp 40 miliar untuk membayar santunan.

“Saat ini kami sedang menyiapkan revisi anggaran untuk pembayaran santunan tersebut yang besarnya akan kami siapkan sekitar Rp 40 sampai 50 miliar,” ujar

Besaran santunan bagi petugas KPPS yang tertimpa musibah tertuang dalam surat Menteri Keuangan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan nomor S-316/MK.02/2019.

Dalam surat itu pula, Kemenkeu meminta KPU melakukan optimalisasi anggaran. Menurut Arif, optimalisasi yang dimaksud yakni menggeser sisa anggaran, untuk digunakan sebagai dana santunan.

“Optimalisasi maksudnya KPU diminta menggunakan anggaran yang sudah ada di KPU, sebagai contoh menggeser sisa anggaran tahapan untuk diusulkan sebagai sumber untuk pembayaran santunan,” ungkap dia.

Kemenkeu membedakan empat jenis besaran santunan kepada petugas KPPS yang tertimpa musibah. Santunan bagi petugas yang meninggal mencapai Rp 36 juta per orang, petugas yang menderita cacat permanen Rp 30,8 juta per orang, petugas mengalami luka berat Rp 16,5 juta per orang, dan petugas yang luka sedang Rp 8,25 juta per orang. (jpnn)

Share

Tinggalkan Balasan