Ming. Jun 16th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Kekerasan Kembali Terjadi, Siswa SMP Dipolisikan, Bocah SD Dipukuli

2 min read
Ilustrasi

RadarGorontalo.com – Kekerasan di lingkungan sekolah semakin menjadi. AP alias Dik, siswa SMP negeri 1 Limboto, terpaksa harus berurusan dengan polisi, gara-gara menganiaya rekannya satu sekolah, Senin (17/9) kemarin. Dihari yang sama, seorang bocah siswa SDN 26 Kota Gorontalo, ditonjok oleh WM.

Pelaku yang sudah dewasa itu, memukuli korban hingga pipi korban memar dan bengkak. Dimulai dari kasus penganiayaan di SMP 1 Limboto. Kronologisnya, sekitar waktu siang hari, korban tengah asyik membuat tugas prakarya dari guru. Tapi tiba-tiba pelaku AP alias Dik mendatangi korban, dan merusak prakarya yang sedang dikerjakan.

Korban yang tak terima lantas marah-marah. Tapi bukannya minta maaf, pelaku AP malah menendang dan memukuli korban.  Korban yang merasa kesakitan akhirnya menelpon orang tuanya minta dijemput. Kasus inipun langsung diadukan ke Polsek Limboto, sehari setelah kejadian. Tapi ironis, menurut pengakuan keluarga korban, pihak sekolah sepertinya enggan bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut.

Sementara itu, kasus penganiayaan siswa SMP ini, pun dibenarkan oleh Kepala SPK Polsek Limboto Aiptu Sarno. “Korban telah kami lakukan fisum, dan telah dimintai keterangan lebih lanjut oleh penyidik,” tutupnya. Masih di hari yang sama, salah seorang siswa SDN 26 Kota Gorontalo, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan WM alias Wis, warga Libuo berprofesi swasta.

Korban berulang kali ditonjok oleh pelaku WM, hingga pipi korban bengkak dan memar. Jemi Maliki orang tua korban, pun melaporkan perbuatan pelaku ke pihak Kepolisian. Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya menjelaskan, dugaan kasus tersebut saat ini terus ditindak lanjuti oleh penyidik. Bahkan segera mungkin akan melayangkan surat panggilan pemeriksaan, terhadap pelaku. “Atas kejadian tersebut pelapor keberatan dan melaporkan kejadian tersebut di Mapolres Gorontalo Kota, dan di Buatkan Visum dengan No. LP/461/IX/2018/SPKT-RES GTLO KOTA,” tutup Kapolres. (abnk)

Share

Tinggalkan Balasan