Sab. Mei 25th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Juknis Terbit, Pemerintah Siap Bayarkan Gaji 13 dan THR

2 min read
Ilust by FE

RGOL.com – Dipastikan, Pemerintah Pusat akan mencairkan anggaran untuk pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji 13.

Pemerintah pun sudah menandatangani petunjuk teknis pembayara tersebut, bahkan anggaran ini lebih besar.

Mengingat gaji PNS mengalami kenaikan sebesar 5 persen tahun ini. Penambahan anggaran THR dan gaji ke-13 di 2019 dibenarkan Direktur Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Marwanto Harjowiryono.

Masing-masing anggaran bonus itu akan dicairkan sebesar Rp 20 triliun. “Iya (THR) 20 triliun, gaji ke-13 juga sama 20 triliun,” ujar dia.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga telah meneken Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 58/PMK.05/2019 tanggal 10 Mei 2019.

Seperti dilansir dari manadopostonline.com, aturan tersebut berisi tentang Petunjuk Teknis (juknis) Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya kepada Pegawai Negeri Sipil, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan yang Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

THR untuk PNS, prajurit TNI, Anggota POLRI, dan Pejabat Negara dibayarkan paling cepat 10 hari kerja sebelum tanggal hari raya,” tulis PMK tersebut pada pasal 9.

Maka, jika lebaran jatuh 5 Juni 2019 maka THR paling cepat cair pada 27 Mei 2019. Jika THR belum dapat dibayarkan, THR akan dibayarkan setelah hari raya.

“Tunjangan Hari Raya bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) yaitu sebesar penghasilan 1 (satu) bulan pada 2 (dua) bulan sebelum bulan Hari Raya,” demikian bunyi PMK tersebut.

Kemudian, berdasarkan PMK nomor 57, besaran gaji ke-13 sesuai dengan penghasilan Juni.

“Gaji, pensiun, atau tunjangan ketiga belas bagi PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) diberikan sebesar penghasilan pada bulan Juni,” tulis PMK pasal 3 tersebut.

Penghasilan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan bagi: PNS, Prajurit TNI, Anggota POLRI, dan Pejabat Negara meliputi gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan jabatan atau tunjangan umum dan tunjangan kinerja;

Penerima pensiun meliputi pensiun pokok, tunjangan keluarga, dan/ atau tunjangan tambahan penghasilan; dan Penerima tunjangan menerima tunjangan sesuai peraturan perundang-undangan. (MP)

Share

Tinggalkan Balasan