Kam. Jun 27th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Golkar Pohuwato ‘Ogah’ Papan Dua 

2 min read
Iwan Adam

RadarGorontalo.com – Pemilihan Bupati (Pilbup) 2020 mendatang patut diwaspadai. Partai politik yang ingin bertarung sudah harus ambil ancang-ancang. Kalau ingin menang, strateginya harus dirancang dari sekarang.

Akhir-akhir ini, berkembang wacana skenario beberapa partai politik yang akan berpasangan pada Pilbup 2020. Misalnya di Pohuwato, skenario yang muncul adalah partai Golkar akan berkoalisi dengan Gerindra.

Kalau koalisi ini jadi, maka tidak susah mengaturnya. Karena dua partai ini sangat dekat. Golkar ada Syarief Mbuinga, dan Gerindra ada Saipul Mbuinga.

Selain dua partai itu, ada juga koalisi Golkar dan PDIP. Koalisi ini patut diwaspadai. Karena baik Golkar maupun PDIP pemilik kursi terbanyak di legislatif Pohuwato.

Kalau koalisi ini terjadi, maka peluang menang sangat besar. Apalagi sekarang dua partai ini sudah jalan berbarengan. Bupatinya Syarief dari Golkar, wakil bupatinya Amin Haras dari PDIP.

Bisa jadi, setelah Syarief menyelesaikan masa jabatannya, penggantinya adalah PDIP. Namun demikian, ini baru wacana. Kalaupun skenario-skenario ini jadi, maka Golkar sudah pasti tetap akan berada di papan satu.

Ketua fraksi Partai Golkar DPRD Pohuwato, Iwan S. Adam mengatakan, untuk Pilbup Pohuwato tahun 2020 nanti, partai Golkar bisa saja mengusung kader sendiri atau berkoalisi dengan partai lain.

“Kader Golkar bisa saja pasangan dengan kader Golkar atau Golkar koalisi dengan partai lain,” kata Iwan Adam. Tetapi sambung Iwan, jika melihat konstelasi politik pada Pilkada Pohuwato tahun 2015 silam,

Partai Golkar kemungkinan tetap akan menjalin koalisi dengan partai lain agar pasangan yang diusung semakin kuat. Nah, ketika Golkar berkoalisi dengan partai apapun, papan satu tetap milik Golkar. “kalau Golkar suara terbanyak, kan tidak mungkin jadi papan dua.” tuturnya. (rg-58)

Share

Tinggalkan Balasan