Kam. Jun 27th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

DPW PPP Desak Bawaslu Proses Perusakan APK di Tilango

2 min read
Sofyan Ishak

RadarGorontalo.com– DPW PPP Gorontalo meminta Bawaslu Kabupaten Gorontalo untuk mengusut secara serius terhadap pelaku dan aktor intektual perusakan dan menindaknya sesuai regulasi yang berlaku atas perusakan APK milik PPP pada masa kampanye lalu.

“Kami berharap laporan ini segera ditindaklanjuti agar tidak terulang lagi, kata Ketua Badan Pembela Leluhur (Bapela) DPW PPP, Sofyan Ishak.

“In Shaa Allah, Senin (29/4) lusa, kami akan mengawal proses ini di Bawaslu Kabgor”, kata Sofyan.

Kami hanya ingin mempertegas bahwa pelanggaran pemilu ini harus di proses sesuai Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu).

Pelaku perusakan APK dibisa dijatuhi sanksi hukuman dua tahun penjara dan denda maksimal Rp24 juta,” kata Sofyan lagi.

DPW PPP juga telah membentuk tim kecil yang bertugas untuk mengawal proses ini hingga tuntas.

Dan Ketua tim dipercayakan kepada saya dibantu 5 anggota dan diperkuat oleh tim kuasa hukum, kata Sofyan lagi.

PPP dalam hal ini memandang persiapan ini serius karena mengangkut harga diri dan martabat partai.

Tim ini akan mendatangi Bawaslu untuk melakukan audience sekaligus mempertanyakan sudah sejauh mana penanganan masalah ini.

PPP sangat menghormati dan sangat menghargai proses yang dilakukan Bawaslu.

Kami pun menyakini bahwa Bawaslu berpegang teguh pada kode etik tugasnya secara konsisten.

Intinya, PPP memberikan pelajaran hukum kepada pelaku pengrusakan termasuk aktor intelektual yang bermain di balik aksi tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku adalah target akhir kami, tukas mantan aktivis HMI Gorontalo ini.

Kita ketahui, sejumlah APK milik PPP di Desa Tabumela, Kecamatan Tilango, dirusak orang tak dikenal. Peristiwa perusakan APK itu diperkirakan terjadi pada Minggu malam (31/3), usai pelaksanaan kampanye dialogis. (try)

Share

Tinggalkan Balasan