Sen. Jun 17th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Dialog Demokrasi, Rusli Minta BEM Cari Formulasi Pemilu Mendatang

2 min read
Suasana Dialog Demokrasi yang dihadiri Gubernur, Kapolda, Kajati, Danrem dan Kabinda, dengan menghadirkan BEM se Gorontalo

Pasca pengumuman hasil perhitungan suara Pilpres dan Pileg 2019, Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Provinsi Gorontalo.

menggelar Dialog Demokrasi dengan Tema ‘Merajut Kembali Persatuan Bangsa, Usai Pesta Demokrasi di Hari Kebangkitan Nasional’, yang digelar di Angelato Restoran, Kota Gorontalo,Selasa (21/5) kemarin.

Dialog menghadirkan Gubernur Rusli Habibie, Kapolda Gorontalo, Kajati Gorontalo, Danrem dan Kabinda, serta diikuti oleh BEM se Provinsi Gorontalo dan unsur terkait lainnya.

Gubernur Rusli dalam kesempatan itu mengatakan, bahwa hal ini patut disyukuri bahwa proses demokrasi pileg dan pilpres 2019 ini berjalan dengan baik.

bahkan sepanjang sejarah pertamakali terjadi di Indonesia dimana pelaksanaan pemilu serentak dilaksanakan dalam satu hari, walaupun meninggalkan beberapa catatan yang kurang baik, antaranya meninggalnya teman teman kita yakni para petugas KPPS.

“Jadi, menurut saya ini harus kita pedomani. Kalian masih bisa jauh melangkah, jika kalian ingin bertarung, maka harus siap kalah dan siap menang.

Kami sebagai orangtua ingin mendengarkan apa yang menjadi masukan dari adik-adik mahasiswa, jika sesuai dengan aturan konstitusi, maka kami akan dukung,” tambah Rusli.

Dalam kesempatan itu pula, Rusli meminta mahasiswa yang tergabung dalam BEM untuk membuat konsep, yakni bagaimana menyikapi dan mengevaluasi hasil pilpres dan pileg serentak, apakah bagus atau tidak.

“Menurut saya agar pertemuan kita kali ini berguna dan ada hasilnya, tolong dicari formulasi tentang pesta demokrasi lima tahun yang akan datang.

Buatkan konsep dari kalian, tentang pemilu serentak yang damai dan terarah,” kata Rusli.

Ia mengatakan tantangan yang diberikan ini bukan tanpa alasan. Beberapa waktu lalu ia bertemu Ketua Komisi II DPR RI yang mengaku siap menerima usul dari seluruh Provinsi di Indonesia termasuk anggota BEM.

Usul tersebut diharapkan dapat merubah konsep Pemilu yang baru saja usia agar menjadi lebih baik.

“Jadi sekarang ada ruang kepada kalian untuk membuat konsep pemilu ke depan. Undang pakar misalnya dari Tata Usaha Negara, para politisi, pakar hukum untuk diajak diskusi.

Jadi nantinya kalian BEM Provinsi Gorontalo mengusulkan Pemilu lima tahun kedepan seperti ini begini dan begitu,” imbuhnya.

Gubernur juga berharap peran BEM di Gorontalo dapat terus membantu pemerintah, utamanya menekan isu isu hoaks yang semakin banyak beredar.

Menurutnya sebagai kaum terpelajar, sudah seharusnya BEM bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat. (RG-25)

Share

Tinggalkan Balasan