Kam. Jun 27th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

BNNK Bonebol Gelar Pemilihan Duta Anti Narkoba

2 min read
Kepala BNNK Bonebol bersama duta narkoba yang berhasil terpilih dalam pemilihan duta Narkoba tingkat Kabupaten Bonebol

RadarGorontalo.com – Banyak cara dilakukan dalam upaya memberantas peredaran, penggunaan, dan penyalahgunaan narkoba.

Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bone Bolango menggelar talk show dan pemilihan Duta Anti Narkoba tingkat SMA-Sederajat di wilayah Bonebol.

Kegiatan yang berlangsung dibuka Bupati Bone Bolango Hamim Pou, Senin (15/4) di The Auditorium Kabupaten Bonebol.

Kegiatan ini bertujuan agar siswa dapat menjadi agen pemulihan dari narkoba kepada teman sebaya dalam menyebarluaskan informasi bahaya narkoba di lingkungan sekolah, terutama obat-obatan yang di dapat dengan harga murah kemudian diracik menjadi narkoba yang biasa di sebut dengan narkoba oplosan.

Bupati Bonebol, Hamim Pou menyampaikan bahwa narkoba sangat berbahaya bagi kita semua, narkoba dengan segala modusnya, taktiknya dan strateginya masuk di lingkungan mana saja.

Bahkan ditemukan anak-anak SD dan SMP ikut dalam penyalahgunaan Narkoba, tentu BNNK bersama Pemkab Bone Bolango berupaya keras membangun Daerah Bone Bolango jauh dari penyalahgunaan narkoba.

Bupati Hamim berharap kepada siswa SMA untuk terus meningkatkan prestasi dengan menjauhi narkoba, harapnya.

Para finalis pemilihan duta narkoba tingkat Kabupaten Bonebol

Sementara itu Kepala BNNK Bone Bolango Abdul Haris Pakaya, S.Pd M.Si yang juga pengarah kegiatan ini menyampaikan bahwa pemilihan duta narkoba ini sebagai upaya dalam memberantas peredaran narkoba di kalangan siswa yang diharapkan bisa menjadi agen pemulihan dalam P4GN, ungkap Haris.

“Kita harus mencetak para siswa ini agar menjadi duta-duta narkoba dan dapat mengambil bagian dalam mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan Narkoba di lingkungan sekolah, paling tidak menyuarakan pesan pesan tersebut ke keluarga, kerabat ataupun teman sebaya, harapnya.

Ini merupakan langkah baik mengingat permasalahan narkoba bukan hanya menjadi isu internasional namun juga telah menjadi isu nasional yang sudah sama-sama kita ketahui selama ini, kondisi di Indonesia saat ini sudah Darurat Narkoba, tandasnya.

Sementara itu, setelah melalui rangkaian seleksi dan penjurian akhir, yakni untuk putra diraih Mohammad Akbar Gusasi (SMAN 1 KABILA), Riski Sitanggang (SMAN 1 Suwawa) dan Andi Muhammad Yudha Setiawan (MAN Insan cendekia).

Dan untuk Putri diraih Nurfadila Ibrahim (SMAN 1 Tapa), Putri Fadlya Ibrahim, (MAN Insan Cendekia) dan Sucita Gaga (SMAN 1 KABILA). (adv)

Share

Tinggalkan Balasan