Sel. Jun 18th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Bawaslu Libatkan Kelompok Tani Dalam Pengawasan Partisipatif

1 min read
Komisoner Bawaslu Gorontalo, Ahmad Abdullah menyampaikan materi terkait pengawasan pemilu, Rabu (30/1)

RadarGorontalo.com – Wujudkan penyelenggaraan Pemilu yang bersih dan berintegritas, Badan Pengawas Pemilu Provinsi Gorontalo kembali menggelar sosialisasi yang ke-16 terkait tahapan kampanye Pemilu dan Pemilihan Presiden dan wakil Presiden 2019 di Kecamatan Limboto dan Limboto Barat, Selasa (29/1).

Kegiatan yang dihadir para kelompok tani, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda tersebut dalam rangka untuk mewujudkan pemilu yang berintegritas. Dengan tujuan, masyarakat lebih faham dan mengerti apa saja yang menjadi pelanggaran dalam penyelenggaraan Pemilu.

Komisioner Bawaslu Provinsi Ahmad Abdullah dalam materinya menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting, karena masyarakat memiliki hak dan kewajiban dalam melakukan pengawasan, agar Pemilu berjalan sukses nantinya. Pengawasan aktif oleh masyarakat harus lebih ditingkatkan,” katanya.

“Peran masyarakat sangat berpengaruh terhadap kesuksesan dan pengawasan pemilu yang berkualitas dan berintegritas, kata Ahmad. Bawaslu sebagai penyelenggara dibidang pengawasan dituntut harus lebih maksimal dalam rangka mensosialisasikan kepada seluruh komponen masyarakat termasuk bagi kelompok tani.

Dia menambahkan, partisipasi masyarakat untuk ikut mengawasi pemilu sangat penting. Hadirnya pengawasan oleh masyarakat dalam pelaksanaan pemilu disebut pengawasan partisipatif, sehingga tugas ini merupakan tanggung-jawab bersama, imbuhnya.

Atas permintaan masyarakat, debat capres ke 2 yakni 17 Februari diharapkan bisa dilaksanakan di sanggar tani ini. Dimana, tujuan dari nonton bareng debat ini tidak lain untuk memberi pemahaman terhadap penyampaian visi misi capre-cawapres. (TR)

Share

Tinggalkan Balasan