Ming. Jun 16th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

60 Persen Pemilih di Gorontalo Suka Money Politic, Yuk Simak Hasil Survei CRC

1 min read

 

RadarGorontalo.com – ‘Doi Paralu Aba’. Kata-kata ini selalu terdengar pada pesta-pesta politik, apakah Pilkada atau Pileg.

Dari hasil survey Celebes Research Centre (CRC) menyebutkan 60 persen pemilih Gorontalo suka money politik, dan 38,3 persen tidak suka money politik, sedangkan 1,7 persen tidak menjawab.

Tapi uniknya hanya sekitar 16,2 persen pemilih yang memilih berdasarkan money politik, artinya memilih orang yang memberikan uang.

Sedangkan 49,6 persen pemilih menerima uang tapi belum tentu memilih orang yang memberi uang tersebut. Artinya money politik tidak efektif lagi untuk meraup suara.

“Masyarakat Gorontalo cenderung toleran terhadap praktik politik uang,” ujar Direktur Riset CRC Imam Soeyoeti.

Ditanya bagaimana pengaruh Kepala Daerah? Imam mengaku pengaruh Kepala Daerah sangat kecil sekali, karena semuanya tergantung pada individu caleg.

Sementara itu, kalau melihat hasil survey CRC, Golkar masih kokoh dengan 2 kursi DPR RI bahkan berpeluang merebut kursi ke-3.

Apalagi dalam survey CRC itu sangat jelas terlihat bahwa Golkar berada di puncak dengan presentase 47,9 persen, disusul Gerindra 10,8 persen, Nasdem 10,3 persen, PPP 9,7 persen, PDIP 4,9 persen, Demokrat 3,1 persen, PAN 3,0 persen, PKS 2,7 persen, PKB 1,5 persen, Hanura 1,1 persen, Perindo 0,9 persen dan tidak menjawab 3,9 persen.

Memang untuk Pileg ini, semua tergantung calegnya. Karena dari survey itu, pemilih memilih karena faktor Calegnya sebesar 58,2 persen, sedangkan memilih partai sebesar 38,2 persen, dan tidak menjawab 3,7 persen. (RG-46)

Share

Tinggalkan Balasan