Zudan Gagas Program ‘Sedekah Harian’ ASN

Bekal Untuk Kembali ke Pencipta 

Zudan Arif Fakrulloh

RadarGorontalo.com – Ditunjuknya Zudan Arif Fakrulloh, sebagai Plt Gubernur Gorontalo sudah sangat tepat. Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan serambi madinah, beberapa terobosan sang Plt, patut diancungi jempol. Belum lama heboh dengan edaran yang mewajibkan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) untuk menghentikan seluruh aktifitas saat azan, dan melaksanakan sholat berjamaah, kini sang Plt menggagas program sedekah harian ASN. Ini salah satu cara, Zudan berdakwah dan menularkan kebaikan bagi ASN serta masyarakat Gorontalo.

Mey Dama, Radar Gorontalo

Pemerintah harus memiliki andil untuk mempersiapkan masyarakat agar memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke penciptanya. Pemerintah daerah juga harus mampu mendorong kebahagiaan yang sifatnya bathiniyah, kebahagiaan dengan berbasis kepada agama masing masing. Dan salah satu pintu untuk mendapatkan keberkahan adalah dengan bersedekah. “Semua agama mengajarkan kita untuk dermawan, menjadi orang yang mudah peduli dan bersimpati pada orang yang memerlukan bantuan. Untuk itu, saya ingin mendorong program sedekah harian dilingkungan pemerintah daerah baik provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Plt Gubernur Zudan Arif Fakrulloh, dihadapan seluruh bupati/walikota yang hadir pada penerimaan DIPA 2017.

Zudan mengatakan, selama kurang lebih dua bulan berada di Gorontalo, dirinya sudah banyak mendatangi berbagai berbagai tempat baik datang sendiri maupun bersama rombonga. “Saya sering menyempatkan diri sholat dimesjid yang ada di Gorontalo ini, mesjidnya sudah cukup bagus, namun yang masih kurang adalah toiletnya. Sehingga saya ingin mengajak seluruh ASN di Provinsi Gorontalo, untuk melakukan sedekah setiap hari,” katanya. Diungkapkan, jika ada kurang lebih 25 ribu pegawai se Gorontalo, tiap hari bersedekah Rp 10 ribu, maka dalam sehari akan terkumpul Rp 250 juta. Potensi ini, kata Zudan harus digerakkan, agar bisa membantu masyarakat miskin, membantu pembangunan mesjid termasuk perbaikan toilet masjid, tentunya diluar bantuan yang diberikan oleh Baznas, perbaikan gereja, juga tempat ibadah lainnya. “Gerakan kemandirian dari masyarakat itu penting, karena pemerintah tidak bisa melakukan itu. Program sedekah setiap hari ini akan segera kita terapkan awal tahun nanti, dan diharapkan kabupaten/kota juga bisa menerapkan ini, sehingga kita bisa membantu menurunkan angka kemiskinan, juga membantu pembangunan didaerah ini,” pungkasnya. (RG-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *