Waspada Teror Penculikan Anak, Siswi SMP 1 Bonepantai Nyaris Jadi Korban

korban saat berada di Polsek Bone pantai

RadarGorontalo.com – Beberapa waktu terakhir, teror penculikan anak yang konon akan dijadikan korban pelecehan seksual ataupun korban pencurian organ viral di media sosial. Bahkan belum lama ini, Polda Metro Jaya mengungkap, jaringan pedofilia yang mengincar anak dibawah umur. Sabtu (18/3), salah seorang siswi SMP 1 Bone Pantai nyaris jadi korban penculikan.

Gadis dibawah umur berinsial WWK alias Windi itu, menurut informasi dari lapangan, saat itu korban yang baru saja pulang sekolah, berjalan kaki menuju rumahnya. Ditengah jalan, tiba-tiba dicegat sebuah mobil, dan salah seorang lelaku langsung turun dan membekap mulut korban di masukkan ke mobil yang didalamnya sudah menunggu beberapa orang lagi, yang diduga adalah komplotan penculik.

“Saat berada di mobil, saya melihat sudah ada 3 anak lelaki yang disumbat mulutnya dengan lakban hitam. Saat berada dalam mobil ada lima orang lelaki, diantaranya sopir, yang menangkap saya laki-laki yang menyamar jadi orang gila, satunya mengenakan WIG menyamar ibu hamil dan satunya lagi menyamar jadi penjual remote”, terang Windy terbata-bata.

Untung di dalam mobil, Windy langsung berontak dan berteriak. Takut ketahuan, korban pun diturunkan tepat di Desa Tolotio kompleks Samsat Bonepantai. Sayang, kakak kelasnya bersama tiga anak lelaki yang dalam kondisi tangan terikat dan mulut dilakban, terus dibawa oleh para pelaku. Hingga kini tak diketahui nasib ketiga anak laki-laki yang diculik itu.

Menyikapi kasus itu, Kapolres Bone Bolango AKBP Wahyu Tri Cahyono, Sik bersama polsek jajaran melakukan pengembangan dan pencarian terhadap saksi dan korban. Pelacakan terhadap mobil yang digunakan para pelaku pun, terus dilakukan.(tr-10/rg)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.