Warga ‘Diberi’ Raskin Berkutu

Beras sejahtera (Rastra) rusak yang masih di tampung di Kantor Desa Bongomeme.

RadarGorontalo.com – Sebanyak 5.670 ton beras sejahtera (Rastra) atau lebih dikenal dengan sebutan beras miskin alias raskin, ditemukan di Desa Bongomeme Kecamatan Dungaliyo. Parahnya, beras tersebut disalurkan saat malam pertama sahur, Jumat 26 Mei. Beras yang sudah berjamur, berkutu dan bau amis itu, akhirnya dengan berat hati dikembalikan warga ke kantor desa.

Sejatinya, beras tersebut adalah jatah untuk bulan Januari dan Februari untuk 357 Kepala Keluarga (KK). Namun, baru disalurkan bulan Mei. Sayang, tidak ada alasan jelas, soal keterlambatan penyaluran dari Bulog itu. Hal itu seperti pengakuan Kepala Desa Bongomeme Yurita Ali. Harusnya, bantuan itu disalurkan setiap awal bulan, namun khusus Januari – Februari ada keterlambatan dari Bulog, dan baru disalurkan Jumat (26/05).

202 Sak beras sejahtera (Rastra) rusak yang masih di tampung di Kantor Desa Bongomeme.

Diakui Yurita, saat penyaluran memang masyarakat ramai-ramai protes. Karena beras yang mereka terima, sudah tidak layak konsumsi. Alhasil, yang bisa dilakukan Yurita adalah, menukar beras yang tidak layak itu dengan beras yang lebih bagus. “Sudah 170 sak yang kami salurkan, untuk jatah dua bulan yakni Januari dan Februari. Karena masyarakat lihat kondisi beras itu rusak, kami pun menukarnya dengan yang layak dikonsumsi. Sedangkan pernyataan yang diberikan pihak Bulog terkait dengan hal tersebut, akan mengupayakan melakukan penukaran sejumlah beras yang rusak itu,” ujar Yurita.

Untuk jumlah yang belum tersalurkan ke masyarakat kata Yurita, ada sebanyak 202 sak yang siap diberikan pada 101 KK. Dan sebelumnya bantuan itu, telah ditinjau langsung oleh pihak aparat baik dari TNI dan kecamatan. “Kami belum bisa menerima bantuan dari Bulog, jika kondisinya masih rusak. Danramil serta Camat sudah melihat. Dan Tangapan penerima, mereka apa adanya menyerimanya. Seperti ada yang tadi mengembalikan. Sisa yang ada di kami 202 sak, untuk 101 KK yang belum menerima,” tutur Yurita.(rg-62)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *