Usul Dana Pengawasan Pilwako Rp 8,2 Miliar

RadarGorontalo.com – Setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Gorontalo mengusulkan dana Pilwako tahun 2018, ke Pemerntah Kota (Pemkot) Gorontalo, sebesar Rp 27 Miliyar. Selasa (06/06) Bawaslu Kota Gorontalo mengusulkan dana penyelenggaraan Pilkada di Kota, sebesar Rp 8,2 Miliyar.

Hal ini terkuak ketika Pemkot Gorontalo menggelar pertemuan dengan Bawaslu, di ruang kerja Walikota Gorontalo Marten A Taha. Yang membahas tentang penganggaran Pilkada di Kota Gorontalo, yang diketahui Juni tahun ini tahapannya sudah mulai disosialisasikan. Menariknya, dari pertemuan yang telah dilalui lembaga penyelenggara Pilkada itu, Pemkot Gorontalo sendiri belum mengeluarkan kepastian apakah akan menyetujui usulan itu atau tidak.

Alasan Marten A Taha, usulan anggaran yang sudah disampaikan KPU dan Bawaslu tersebut, masih akan dibahas bersama dengan tim TAPD. Kemudian akan dikaji dan dibahas lagi bersama dengan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Gorontalo. Kata Marten, jika pihak DPRD Kota Gorontalo sudah mengetuk usulan itu, barulah pihaknya akan melakukan penandatanganan naskah perjanjian dana hibah daerah itu. “Itu sudah menjadi prosedur, dan meski KPU dan Bawaslu sudah mengusulkan jumlah dana yang akan digunakan di Pilwako nanti, kami belum bisa serta merta menyetujuinya melalui penandatangan naskah perjanjian,” terang Marten.(rg-62)

Berita Terkait

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *