Umat Islam se Asia Tenggara, Kumpul di Gorontalo

Walikota Gorontalo Marten A Taha saat menghadiri muzakarah pengkaderan Tauhid Tasauf yang untuk pertama kalinya digelar untuk tingkat Asia Tenggara.

RadarGorontalo.com – Kota Gorontalo, pada umumnya Provinsi Gorontalo, menjadi lokasi pelaksanaan muzakarah pengkaderan Tauhid Tasauf, yang bisa disebut pertama kalinya digelar untuk tingkat Asia Tenggara. Pengkaderan dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Idris Rahim, di Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo, Selasa (14/11). “Luar biasa, kegiatan keagamaan hari ini dihadiri oleh ribuan umat Islam. Allahu Akbar,” pekik Wagub Idris Rahim yang disambut oleh seluruh jamaah.

Idris mengatakan, Gorontalo yang mayoritas penduduknya beragama Islam, dikenal sebagai daerah Serambi Madinah yang memiliki filosofi adat bersendikan sara dan sara bersendikan Kitabullah. Dalam menyemarakkan kegiatan keagamaan, Pemerintah Provinsi Gorontalo telah menetapkan delapan program unggulan, dimana salah satunya adalah program agama dan budaya yang lebih semarak. Terkait hal itu atas nama Pemerintah Provinsi Gorontalo Wagub memberi apresiasi yang tinggi dilaksanakannya kegiatan yang sejalan dengan program Pemprov tersebut. “Kami berupaya membangun kehidupan keagamaan yang lebih semarak, karena kita meyakini agama dapat mewujudkan kedamaian dan ketertiban. Dengan demikian pembangunan akan berjalan lancar, dan pada ujung-ujangnya kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Wagub.

Sementara itu Walikota Gorontalo Marten A Taha menambahkan, bahwa pihaknya sebagai Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo, sangat bersyukur didatangi tokoh-tokoh muslim tersebut. Dan dirinya menganggap, ini adalah sebuah keberkahan untuk wilayah pemerintahannya. “Ini adalah berkah, dan semoga berkah itu akan dirasakan masyarakat Kota Gorontalo,” tutur Marten.

Ketua Panitia Faiz Mahmud dalam laporannya menyampaikan, selain menjalin silaturrahim dan memupuk kerja sama antar negara di kawasan Asia Tenggara, pengkaderan itu juga bertujuan untuk menghasilkan kader pembina umat dan penerus perjuangan dakwah Rasulullah. “Melalui pengkaderan ini kita akan menumbuhkan dan menyuburkan budaya cinta ilmu, muzakarah, dan musyawarah dalam berbagai aspek kehidupan,” tandasnya. Pembukaan pengkaderan Tauhid Tasauf selain dihadiri oleh 350 peserta utama dari Malaysia, Singapura, Brunai Darussalam, Thailand, Philipina, Kamboja, dan Indonesia, juga dihadiri oleh umat Islam dari berbagai penjuru Gorontalo. Pengkaderan akan berlangsung selama 3 hari dari tanggal 14 hingga 16 November 2017. Diisi dengan kegiatan tausiah, dzikir, doa, dan shalawat, yang juga dihadiri langsung ketua Umum MPTT Abuya Syeikh Haji Amran Waly Al-Khalidi, para syeikh dan tuan guru dari negara-negara ASEAN. (RG-25/Rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *