Tunggu Regulasi KPU-RI, 868 Napi Lapas Bakal Masuk DPT Pemilu

Ilust by Anwart

RadarGorontalo.com – Mulai hari ini, hingga 19 Januari 2019 nanti, akan dilakukan perekaman data secara serentak di Lapas seluruh Gorontalo. Sehingga narapidana (Napi) penghuni lapas tidak perlu khawatir terkait penyaluran suara pada Pemilihan Umum (Pemilu) April 2019 nanti.

Hal ini menjadi salah satu hasil dari rapat lanjutan terkait tahapan kampanye pemilu, yang berlangsung di Rujab Gubernur, pagi kemarin. Diketahui potensi jumlah pemilih di 4 lapas se-Provinsi Gorontalo cukup besar yakni lebih kurang 868 orang.

Rinciannya Lapas Kota Gorontalo 554 orang, Lapas Pohuwato 119 orang, Lapas Boalemo 111 orang dan Lapas Perempuan 84 orang. “besok (hari ini-red) kami pastikan warga binaan sudah terekam semua e-KTP.

Terkait pendataan kembali, jajaran Lapas, Dukcapil, dan KPU akan berkerja sama untuk itu dan akan hadir saat perekaman nanti”, kata Dwi selaku Kepala Divisi Administrasi Kantor Wilayah Hukum dan HAM Provinsi Gorontalo.

Sementara itu Ketua KPU Gorontalo Fadliyanto Koem menjelaskan, perlu untuk memastikan bahwa penghuni lapas telah memiliki e-KTP sebagai salah satu syarat memilih.

Bagi warga yang domisilinya di luar Gorontalo maka akan dilakukan pengecekan apakah sudah terdaftar dalam DPT atau tidak. Mengenai teknis pemungutan dan penghitungan suara, Fadli mengaku masih menunggu regulasi dari KPU RI.

Apakah memungkinkan dibuat Tempat Pemungutan Suara (TPS) di lapas atau menyesuaikan di TPS terdekat. Begitu juga dengan TPS mobile seperti yang pernah ada di Pemilu 2014 lalu. (Me1)

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *