TNI Perketat Penjagaan Perbatasan

Panglima Kodam XIII/Merdeka Mayor Jenderal TNI Madsuni, saat memberikan pengarahan pada personil Korem 133 Nani Wartabone.(f/Abink)

RadarGorontalo.com – TNI tidak mau kecolongan dengan teroris. Kerusuhan di Mako Brimob Depok belum lama ini, membuat TNI harus bersiaga terutama di tiga wilayah perbatasan masing-masing, Gorontalo, Sulut dan Sulteng. Tiga daerah ini, dianggap rawan karena berbatasan dengan Philiphina.

Panglima Kodam XIII Merdeka, Mayor Jenderal TNI Madsuni menuturkan, pihaknya sudah menerima instruksi khusus dari Perwira Tinggi (Pati) TNI, untuk meningkatkan kesiagaan di semua wilayah perbatasan. Guna mengantisipasi adanya indikasi masuknya teroris di wilayah hukum Kodam XIII Merdeka. “Instruksi khusus ini, diperintahkan kepada semua pimpinan dan kesatuan TNI di masing-masing wilayah, dan itu telah kami tindak lanjuti,” tegasnya, saat ditemui disela kegiatan serah terima jabatan Perwira Brigif 22 Otamanasa Jumat (11/05).

Jendral dua bintang yang juga mantan Danjen Kopasus itu juga menambahkan, jumlah pasukan yang disiagakan ke masing-masing wilayah perbatasan, tanggungjawabnya diserahkan kepada masing-masing pimpinan wilayah kesatuan TNI. Sebagai kesatuan TNI tertinggi, pihaknya berharap tugas yang diberikan dapat dilaksanakan dengan baik. “Bukan hanya menjaga masuknya teroris di wilayah hukum Kodam XIII Merdeka, tapi mengantisipasi terjadi tindak kriminalitas lainnya,” terang Mayor Jenderal TNI Madsuni.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *