TMMD Sejahterahkan Warga Kecil

Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito, disambut dengan adat saat meninjau lokasi TMMD.

RadarGorontalo.com – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito, meresmikan rangkaian pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-99 tahun anggaran 2017 di wilayah Kodim 1304/Gorontalo. Tepatnya di Desa Tulabolo Timur Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Rabu (02/08).

Sejak tahun 1980 silam, melalui program ABRI Masuk Desa (AMD), TNI telah membuktikan kepada bangsa ini, bahwa seorang Prajurit tak hanya bertugas sebagai seorang penjaga kedaulatan bangsa, tapi juga sebagai garda terdepan dalam peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia.

Melalui program TMMD (Tentara Manunggal Masuk Desa) yang sebelumnya bernama ABRI Masuk Desa (AMD), prajurit TNI yang ada di Gorontalo menggelar sejumlah kegiatan bakti sosial selama sebulan penuh di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Tak tanggung-tanggung, tak hanya menggelar sejumlah rangkaian kegiatan bakti sosial seperti pembuatan MCK, Renovasi Masjid, Pembuatan Pos Kamling dan penyuluhan, 120 prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD ke 99 tahun 2017, juga ikut membangun jalan rabat beton sepanjang 1,5 Kilomter yang ada di dua desa, yakni Desa Tulabolo Induk dan Tulabolo Timur, kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango.

Pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,5 kilometer ini sendiri selain nantinya mempermudah akses penghubung antara Desa Tulabolo Induk dan Tulabolo Timur, juga menambah volume jalan rabat beton menuju Kecamatan Pinogu yang sebelumnya juga dikerjakan oleh TNI tahun 2015 silam. Tentunya ini menjadi angin segar bagi warga Pinogu yang selama ini terus menyuarakan kepada pemerintah untuk mendapat akses jalan yang baik menuju tempat tinggal mereka.

Informasi yang dirangkum Gorontalo Post sebelumnya, Jalan rabat beton sepanjang 1,5 kilometer ini dibangun selebar 1,7 meter dengan kedalaman 15 centimeter. Hal ini tentu luar biasa, mengingat anggaran yang dialokasikan untuk pelaksanaan TMMD ini hanya mencapai Rp 1 milliar rupiah. Proses panjang pembuatan jalan ini sendiri menyisakan sejumlah kisah. Hal ini seperti yang diutarakan oleh Syarif Luwiti, salah seorang warga Desa Tulabolo Timur Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango. Syarif mengungkapkan, selama proses pekerjaan, para anggota Satgas TMMD tak kenal lelah, meski cuaca tengah panas maupun hujan. Semuanya bekerja dengan maksimal.

Aksi gotong royong antara masyarakat dan TNI serta sejumlah anggota kepolisian yang masuk dalam satgas TMMD terlihat jelas saat proses pembuatan jalan. Semuanya nampak bahu membahu agar pekerjaan itu bisa selesai tepat waktu seperti yang sebelumnya sudah ditargetkan oleh Komandan Satgas TMMD Letkol Inf Dadang Ismail Marzuki. “Kami sangat berterima kasih kepada satgas TMMD, utamanya anggota TNI Angkatan Darat yang telah memberikan kontribusi luar biasa untuk kemajuan desa kami, dan Bone Bolango tentunya,” ujarnya. Olehnya, Syarif berharap, program ini bisa berkesinambungan kedepannya nanti.

Sementara itu, usai menutup kegiatan TMMD rabu (2/8), Pangdam XII Merdeka, Mayjend TNI Ganip Warsito menekankan bahwa, pelaksanaan TMMD ini akan terus berkesinambungan kedepannya. Meski lokasinya mungkin akan digelar ditempat yang berbeda. “Saya ucapkan terima kash kepada sleuruh elemen yang terlibat dalam program TMMD, karena program ini merupakan bentuk sinergitas antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam membangun infrastrutur daerah,” ujarnya.

Mayjend TNI Ganip juga berharap, fasilitas dan infrastrutur yang telah dibangun oleh Satgas TMMD, diharapkan mampu digunakan secara maksimal oleh masyarakat Kabupaten Bone Bolango nantinya. “Terima kasih dan penghargaan juga saya ucapkan kepada seluruh prajurit TNI yang terlibat langsung dalam Program TMMD, setelah ini kalian bisa kembali ke kesatuan masing-masing dan menjalankan tugas yang sebelumnya sempat ditinggalkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Mayjend TNI Ganip juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Gorontalo untuk terus menjaga kesatuan negara, dan mewujudkan situasi yang aman dan kondusif di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.(*/Awal/RG)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *