Tingkatkan Sektor Pendidikan, Pemkab Kabgor Hadirkan ‘Bengkel Guru’

Peningkatan Kompetensi Guru yang saat ini terus digencarkan oleh Dinas Pendidikan

RadarGorontalo.com – Pembangunan sektor pendidikan saat ini merupakan prioritas utama baik dari tingkat nasional maupun sampai ke daerah. Hal ini program pendidikan merupakan isu utama dalam proses pembangunan salah satu faktor penentu dalam keberhasilan pendidikan adalah guru sehingga kita dapat melihat bahwa pemerintah memberi perhatian khusus dengan dibuktikan oleh adanya regulasi yang berhubungan guru itu sendiri,juga taraf kesejahteraan guru itu sendiri.

Selama ini proses peningkatan guru masih sangat kurang dan masih dilakukan melalui wadah Kelompok Kerja Guru ( KKG ), atau Musyawarah Guru Mata Peljaran (MGMP ) yang masih bersifat pembinaan secara berkelompok ,di satu sisi belum menyentuh kompetensi secara menyeluruh.Jika kita lihat kondisi saat ini bahwa guru dituntut untuk terus mengakselerasi perkembangan pendidikan yang setiap saat terus berubah dan berkembang.

Proses peningkatan kompetensi dan peningkatan mutu guru saat ini terus diupayakan pemerintah melalui dana bantuan ke KKG dan MGMP ,serta program yang saat ini adalah proram guru pembelajar yang saat ini dikenal lagi peningkatan keprofesionalan berkelanjutan yang dilaksanakan secara online.

Oleh karena itu sebagai solusi dari permasalahan ini maka dilakukan suatu terobosan baru melalui dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Gorontalo. Terobosan dengan membuka suatu wadah berupa “bengkel” untuk mendiagonis serta memberi solusi terhadap permasalahan guru yang dapat mempengaruhi peningkatan kompetensi guru yang dilakukan oleh sesama guru yang memiliki kompetensi lebih tinggi atau sesuai standar yang ditetapkan.
Kepala dinas pendidikan Dr.Lilian rahman melalui sekertaris dinas Zubair pomalingo menguraikan, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru,Diknas membuat terobosan baru “BPK GEMAS “ ( Bengkel Peningkatan Kompetensi Guru dEngan meMAnfaatkan guru Sebaya).

Zubair menjelakan, Bengkel peningkatan kompetensi adalah suatu wadah yang dibentuk melakukan pembimbingan kepada guru yang memiliki kompotensi rendah sesuai standart yang ditetapkan pada uji kompetensi guru.

Adapun kompetensi guru terdiri dari 4 diantaranya, Kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, Kompetensi sosial, Kompetensi profesional. Guru sebaya adalah guru yang sama ditinjau mata pelajaran yang diampu memiliki kompetensi diatas sebagai pembimbing kepada guru yang memiliki kompetensi rendah.

“Intinya diangkat guru inti 20 orang dan bengkel itu sekarang di dua tempat sebagai Pilot percontohan sementara yakni di SDN I Limboto dan SDN 2 telaga,”Kata Zubair. “Bengkel ini bertujuan untuk peningkatan kompetensi Guru,”Tambahnya lagi.

Lebih lanjut Zubair menyampaikan, memang konotasi bengkel itu kadang negatif, tapi kita harus melihatnya bahwa ini adalah salah satu wadah untuk peningkatan kompetensi guru dengan pendampingan tutor sebagai guru sebaya.
Pendampingan tersebut guna melihat kekurangan-kekurangan guru yang harus diperbaiki. Jadi dari 4 kompetensi itu mana-mana yang harus diperbaiki.

Karena ini salah satu program baru, maka dilakukan workshop penyusunan panduannya. Dan alhamdulillah pengakuan dari workshop ini sudah ditanda tangani Bupati Gorontalo Prof.Nelson Pomalingo ,Kepala dinas ,ketua komisi DPRD Kabupaten Gorontalo bidang pendidikan, kemudian pihak kemendikbud juga ada, pihak akademisi sehingga panduan ini bisa dilakukan secara umum.

Kemudian juga akan dimasukan pada APBD 2018 dan akan siap dilounching Bupati Gorontalo pada 28 oktober 2017 nanti beserta pihak pendonor yakni Asean divolopment Bank. “Adapun Manfaatnya bagi pemerintah adalah sebagai salah satu alat bantu untuk mewadahi guru-guru dalam proses peningkatan guru,”Tuturnya. “Pada intinya manfaat bagi guru sebagai peningkatan kompetensi guru itu sendiri.sehingga sekali jangan dilihat dari bengkelnya itu negatif.

Program inipun beroleh dukungan beberapa pihak ,terutama penentu kebijakan dan pihak kementerian dengan harapan akan kelak di tahun 2018 nanti bukan di dua tempat,tapi target kita sampai ke seluruh kecamatan dan semua jajaran,”Tutupnya. (RG-52)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *