Rab. Jun 19th, 2019

RGOL

Jangan Takut Bicara Politik

Tiga Tahun Mengendap, Polres Pohuwato Tak Seriusi Kasus Cabul

2 min read
Ombusmen

RadarGorontalo.com – Masih ingat dengan dugaan kasus pencabulan bocah perempuan usia 5 tahun di kecamatan Popayato Timur pada 6 Agutus 2015 silam. Pelakunya anak lelaki usia 15 tahun.

Kasus ini kemudian ditangani Polres Pohuwato. Mirisnya, sampai dengan sekarang, perkara ini belum juga selesai. Polres Pohuwato sendiri diduga terkesan mengendapkan kasus ini dan tidak menseriusnya.

Padahal sejak bergulir, kasus ini sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke Mapolsek Popayato tanggal 13 Agustus 2015. Ini dibuktikan dengan registrasi laporan nomor LP/120/VIII/2015/Sek-PPYT. Korban juga sudah visum oleh pihak medis.

Namun sayang, sampai dengan sekarang pihak keluarga korban tidak mendapatkan Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) dari Polres Pohuwato.

Karena tidak mendapatkan kejelasan penanganan kasus ini oleh Polres Pohuwato dan Polsek Popayato, maka pada tanggal 23 November 2015, keluarga korban mengadukan Polsek Popayato ke Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo.

Kepala keasistenan bidang pencegahan Ombudsman Gorontalo, Wahiyudin Mamonto mengaku pihaknya sendiri telah melakukan serangkaian pemeriksaan, baik di Polsek Popayato dan Unit PPA Res Popayato.

Hasilnya, Ombudsman menemukan kasus ini pernah digelar di Polda Gorontalo. Namun, hingga saat ini tindak lanjut perkara ini masih tidak jelas. “Penyidik tidak maksimal menangani dugaan kasus ini. Padahal berdasarkan informasi yang kami dapat, sudah ada penetapan tersangka,” tegas Yudin.

Mengenai penanganan kasus ini, Ombudsman menilai ada beberapa hal terkait kinerja penyidik yang tidak sesuai dengan Perkapolri nomor 14 tahun 2017, tentang manajemen penyidikan. Saat ini Ombudsman telah merampungkan laporan akhir hasil pemeriksaan (LAHP) untuk dugaan kasus ini.

“Masih ada satu langkah lagi akan kami tempuh, sebelum LAHP kami kirimkan ke pimpinan Polri, baik di tingkat Polda dan Mabes Polri,” tutur Yudin. (rg-62)

Share

Tinggalkan Balasan