Tes Kesehatan Paslon Pilwako, Ribut, Penyebabnya….

Massa aksi saat meminta pihak penangungjawab unit di RSAS

RadarGorontalo.com – Suasana tes kesehatan salah satu pasangan calon peserta pilwako yang berlangsung di RSUD Aloei Saboe, diwarnai keributan. Ini dipicu oleh aksi protes pendukung Paslon ADHA-CBD kepada pihak rumah sakit, karena diduga membiarkan ruangan CCTV, sehingga ada oknum tak dikenal masuk hingga kemudian diduga mengambil gambar kala tes kesehatan berlangsung, hingga di upload di sosial media.

Massa pendukung pasangan dari paket ADHA-CBD langsung mencari tahu, aktor penjaga ruangan CCTV yang terletak di ruang G2. Massa aksi yang awalnya mendatangi ruangan Wadir Umum dan Keuangan, sempat meminta pihak penanggung jawab untuk mengusut temuan tersebut. Kemudian menggiring seorang petugas penangggung jawab unit tersebut, ke pusat informasi RSAS Kota Gorontalo. Namun sayang, tidak menemukan hasil yang diharapkan, sehingga massa aksi pun diarahkan ke ruangan yang ada di G2 oleh penanggungjawab ruangan. “Kami masih belum tahu pasti siapa yang menjalankan piket jaga pada pagi itu. Yang pastinya, persoalan ini masih diusut, sampai menemukan siapa sebenarnya aktornya,” ujar Wakil Direktur RSAS Kota Gorontalo dr. Meydi Sarita.

Aksi protes yang membludak pada suasana tahapan pemeriksaan kesehatan itu, merujuk dari kerahasiaan pemeriksaan kesehatan salah satu calon Pilwako, yang bersifat prifasi pasien. “Kami meminta, pihak rumah sakit secepatnya menyelesaiakan dan mencari tahu akar dari persoalan ini, kenapan sampai bisa terjadi,” ungkap ratusan massa pendukung ADHA-CBD.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *