Teror Bom di Kantor Pajak Gorontalo

Pihak Kepolisian saat melakukan penyisiran di Kantor KPP Pratama Gorontalo.

RadarGorontalo.com – Mau tidak mau terpaksa harus dilakukan pihak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Gorontalo, menutup sementara pelayanan terhadap masyarakat. Pasca Sekretaris KPP Pratama Gorontalo menerima telepon dari orang yang tak dikenal, yang mengatakan bahwa adanya bahan peledak tertanam di kantor itu. “Semuanya aman, namun karena kondisi ini kita mengkhawatirkan ada dampak terkait dengan ancaman, akhirnya pelayanan nanti bisa kita lanjutkan besok,” kata Kepala KPP Pratama Gorontalo Daud Suranto, Kamis (28/06).

Dari penjelasnnya, kejadian itu berlangsung ditengah pihaknya memberikan pelayana pada masyarakat. Tiba-tiba sekretarisnya menerima telepon dari orang tak dikenal, dengan menyampaikan ancaman dimana ada bahan peledak ditanam di kantor KPP Pratama Gorontalo. Dan pihak KPP Pratama Gorontalo diberikan waktu oleh penelepon hingga pukul 14.30 WITA, untuk melakukan evakuasi baik terhadap pegawainya hingga masyarakat penerima pelayanan. “Telepon tersebut diterima oleh sekretaris saya, lalu disampaikan. Saat menerima informasi tersebut prosedur normal yang kita lakukan adalah melakukan laporan ke polisi,” terang Duad.

Sementara itu Kapolres Gorontalo Kota AKBP Yan Budi Jaya mengatakan, pihaknya telah melakukan penyisiran disemua wilayah sekitaran Kantor KPP Pratama Gorontalo. Sayang, tidak menemukan bendah yang mencurigakan, seperti yang dinformasikan oleh pihak KPP Pratama Gorontalo. “Akan tetapi, untuk menjaga tidak terjadinya hal yang tak diinginkan, kami mengimbau pada pihak KPP Pratama Gorontalo, menutup sementara pelayanan, sampai dengan kondisi benar-benar aman,” terang Kapolres.

Langkah yang dilakukan Kepolisian pun mendapatkan apresiasi dari Walikota Gorontalo Marten A Taha. Informasi adanya bom di Kota Gorontalo Kamis (28/06) kemarin, sudah yang ke dua kalinya di tahun ini. Pertama menjelang Bulan Ramadhan dikawasan pertokoan, ke dua di Kantor KPP Pratama Gorontalo, yang diinformasikan menerima ancaman adanya bahan peledak tertanam di tanah, dimana kantor itu berdiri.

“Isu tentang adanya teror di wilayah hukum Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo. Sebelumnya telah kami bahas dalam rapat bersama semua pejabat forkopimda khusus Kota Gorontalo. Bahkan setiap pertemuan rapat yang sama, isu ini menjadi perhatian khusus bagi semua pihak, mulai dari pemerintah daerah, aparat hukum dan sipil. Antisipasi dini atas aksi kriminal tersebut, pun terus dilakukan semua pihak. Termasuk memberikan imbauan terhadap masyarakat, untuk melapor jika menemukan hal yang mencurigakan,” ujar Marten.

Langkah cepat dan sigap yang diberikan aparat hukum, dalam menangani dan mengatasi tindak kriminal di Kota Gorontalo, mendapat apresiasi besar dari Walikota Gorontalo. Sinergitas yang selama ini terjalin, antara Pemkot Gorontalo dengan semua instansi hukum, menjadi harapan besar Walikota Gorontalo. “Dimana, selalu bekerjasama dalam menekan angka kriminalitas di Kota Gorontalo,” terang Marten.(rg-62)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.