Terkait Pembangunan Waduk, Tak Mungkin Rakyat Dicelakai

Wagub Idris Rahim saat melakukan tatap muka dengan warga Bulango Ulu, terkait sosialisasi pembangunan Waduk Bulango Ulu (f.hms/haris)

RadarGorontalo.com – Sosialisasi pembangunan Waduk Bulango Ulu, yang berlangsung di Desa Owata Kecamatan Bulango Ulu, Bone Bolango, Senin (13/11), berlangsung sedikit ‘panas’. Pasalnya warga yang terkena dampak pembangunan waduk tersebut, bersikeras menolak pembangunan waduk apapun alasannya.

Bahkan saat Wakil Gubernur Idris Rahim tengah memberikan sambutan pun, warga sempat gaduh. Idris pun coba menenangkan. “Kita semua ini orang Gorontalo, orang Gorontalo itu punya adab dan selalu mengedepankan musyawarah untuk mencapai mufakat. Jadi saya harap kita semua bisa menghormati itu. Kami lakukan sosialisasi ini agar kita bisa sama sama mencari jalan keluarnya. Kami pemerintah selalu mengedepankan kepentingan masyarakat, tidak mungkin pemerintah mau mencelakakan rakyatnya,” ujar Idris dengan nada tegas.

Idris mengungkapkan bahwa sosialisasi ini bukan untuk langsung mengerjakan konstruksi bendungan, masih banyak tahapan-tahapannya, diantaranya analisis dampak lingkungan dan Detail Engineering Design (DED). “Jadi, tolong beri kesempatan kepada tim konsultan biar semuanya jelas. Belum apa apa sudah teriak teriak menolak, kita lihat dulu bagaimana hasil pendataan ini, baru setelah itu akan dimusyawarahkan lagi dengan bapak ibu semua, bukan langsung dilakukan pembangunan. Pemerintah juga selalu mendahulukan pendekatan secara persuasif seperti sekarang ini. Lagi pula tidak mungkin pemerintah itu membuat program yang justru menyusahkan rakyatnya, karena tujuan utama kami adalah meningkatkan kesejahteraan bapak ibu sekalian,” ungkapnya.

Sementara itu Bupati Bone Bolango Hamim Pou yang juga hadir dalam kesempatan itu, mengajak masyarakat untuk tidak apriori terhadap program pemerintah. Hamim meminta masyarakat untuk memberi kesempatan kepada konsultan untuk melakukan survei awal. Bahkan Hamim mengajak masyarakat untuk sama-sama mendampingi pihak konsultan dalam melakukan survei awal tersebut. “Pemerintah belum bisa menyahuti aspirasi masyarakat, jika belum ada survei awal. Sehingga itu beri kesempatan konsultan untuk melakukan survei, karena tidak semua lahan ini akan terdampak pembangunan bendungan,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Bone Bolango Kilat Wartabone, yang dengan lantang menyatakan kesediaannya untuk menjadi jaminan dan pembela jika ada pihak yang berbuat sewenang-wenang kepada masyarakat khususnya warga Bulango Ulu. “Saya ini adalah keturunan Pahlawan Nasional dari Gorontalo, darah saya untuk membela masyarakat. Biarkan dulu kegiatan survei dan pengukuran awal, biar jelas bagi kita apakah pembangunan bendungan ini bermanfaat bagi kita atau tidak. Jika baru tahapan rencana sudah ditolak, kita tidak tahu apa bendungan ini bermanfaat atau tidak,” kata Wabup Bone Bolango. (rg-25)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *