Terkait Aleg Nyabu, Ketua Dewan Kaget, BK Tunggu Laporan

DPRD

RadarGorontalo.com – Penangkapan AM diduga saat sedang asyik sabu, membuat terkejut rekan-rekannya sesama Aleg DPRD Kabupaten Gorontalo. Ragam tanggapan dari para Aleg, khususnya unsur pimpinan. Konon, kasus ini bisa membuat AM lengser dari posisinya sebagai anggota dewan alias di PAW.

AM sendiri belakangan diketahui sebagai anggota fraksi partai Golkar. Soal penindakan sendiri, menurut Jayadi Ibrahim Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Gorontalo, pihaknya masih menunggu laporan. Pihaknya tidak mau mengambil tindakan sendiri, apalagi informasinya masih simpang siur. Kalaupun benar, maka BK menghormati proses hukum yang sementara berjalan.”

permasalahan siapapun anggota DPRD apalagi kalau ada pelanggaran tata tertib dan kode etik kita pihak BK tetap harus menunggu proses termasuk laporan kepihak BK. Termasuk isu-isu yang berkembang saat ini yakni penangkapan AM selaku Aleg dari Fraksi Golkar tertangkap Narkoba dilakukan jajaran Dit Narkoba Polda Gorontalo dan pihak BK belum menerima informasi apa-apa secara resmi,” terangnya.

Ditempat terpisah, Ketua Dekab Sahmid Hemu juga mengaku terkejut dengan informasi itu, dan enggan berkomentar banyak. Kendati demikian, Sahmid mengaku prihatin. “Jadi kita sangat menghargai proses hukum dan biarlah proses hukum berjalan, ” tegas Sahmid.

Sementara itu, sesama anggota fraksi Golkar yang juga Wakil Ketua Dekab Gorontalo Irwan Dai menuturkan, sebagai kader Golkar pihaknya tidak akan mengintervensi proses hukum.  “Sampai dengan hari ini informasi ke kami belum akurat.  Tapi kami percaya bahwa pak AM jauh dari hal-hal seperti itu. “Kalau memang nanti dihukum ada pembuktiannya Bismillah kami persilahkan. Dan Tentu ini menjadi warning bagi kita semua sebagai kader golkar,” pungkasnya. (rg-54)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *