Tengah Malam, Bawaslu Dapat Laporan Dugaan Politik Uang Paslon Nomor…

RadarGorontalo.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Gorontalo, Rabu (1/2) pukul 00.30 dini hari mendapat laporan dari masyarakat Kelurahan Tomulobutao, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo. Yusuf Ahmad beserta dua rekannya (Tune Abdulah dan Jufri Dungio) dihadapan anggota Bawaslu mengaku diberi uang Rp 20 ribu dari salah satu calon peserta Pilgub. “Iyaaa, kami terima dulu laporannya, nanti akan dimintai keterangan kembali setelah kami rapat dengan Gakkumdu,” kata salah satu anggota Bawaslu tadi malam, ketika menerima laporan Yusuf Ahmad.

Di Bawaslu, Yusuf Ahmad menceritakan awal mula ia diberi uang dan asesoris kampanye seperti kaos dan sarung. Saat itu Yusuf Ahmad sedang duduk di depan warung miliknya tiba-tiba ada mobil warna hitam berhenti tepat di depan warung kemudian membuka kaca mobil sebelah kanan penumpang. Awalnya Yusuf Ahmad mengira hanya orang yang mau membeli. “Saya kira cuma orang yang babili, tapi setelah kaca mobil dibuka saya dipangil oleh perempuan salah satu penumpang yang duduk disebelah kanan,” kata Yusuf. Yusuf juga mengaku sempat ditanya oleh perempuan itu kalau nomor berapa. Namun Yusuf menjawab karena belum pencoblosan, jadi belum bisa menyebut kalau nomor berapa yang akan dia pilih nanti. “Nanti di TPS, tunggu hari H,” aku Yusuf menjawab pertanyaan perempuan itu. Yusuf juga sempat dipaksa agar pilih nomor pasangan tertentu di pilgub nanti. “Kalau belum ada pilihan, pilih no inilah,” ucap Yusuf mencoba mengulang kembali kata-kata penumpang mobil hitam tersebut. (rg-50)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.