Temuan BPK, 5 Hotel di Gorontalo Menunggak Pajak

ilustrasi

RadarGorontalo.com – Sesuai hasil temuan Badan Pemeriksa Keuanga (BPK), diketahui sedikitnya ada 5 hotel di Kota Gorontalo yang menunggak setoran pajaknya. Itu terungkap pada paripurna tentang rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang pertanggung jawaban APBD 2016.

“Seharusnya ada 5 hotel di kota Gorontalo berdasarkan temuan BPK, membayar lebih dari yang mereka bayar sekarang. Dan berdasarkan LHP BPK diminta agar pemerintah daerah lebih serius dalam menangani hal ini, agar PAD dari sektor pajak tersebut dapat dipenuhi,” ungkap Ketua DPRD Kota Gorontalo, Fedriyanto Koniyo. Dan sesuai penjelasan pemerintah daerah, bahwa mereka sudah melakukan penagihan 5 Hotel terkait dengan kekurangan bayarannya. “Dipertengahan sampai dengan triwulan III tahun 2017, apa yang merupakan kekurangan bayar dari pajak tersebut bisa disetorkan kepada daerah,” tandasnya.

Kemudian terkait dengan retribusi. Terutama retribusi terkait dengan pemakaian kios untuk pasar. Fedriyanto melihat, pada beberapa pasar yang sudah dibangun dan dipenuhi penjual, kurang ditangani serius. “Dari realisasi capaian retribusi tersebut, kurang lebih 60-80 persen baru terpenuhi, sehingga masih ada potensi yang seharusnya bisa ditagihkan. Faktanya mereka melakukan aktivitas usaha pada kios-kios pasar itu,” tukas Yanto.

Dan terkait dengan PAD dari kekayaan yang dipisahkan. “Kami melihat bahwa potensi yang didapatkan dari penyertaan modal, baik itu Bank Sulut, kemudian kontribusi PDAM terkait dengan PAD kota Gorontalo, belum maksimal. Sehingga diharapkan dengan adanya perda penyertaan modal, dimana penyertaan modal Bank Sulut telah kita tambahkan 2 miliar, bisa lebih meningkat deviden,” pungkasnya. (rg-63)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.