Tekan Kericuhan, Lapas Harus Ada Intelijen

Ilust by Anwar

RadarGorontalo.com – Aksi tawuran memakan korban jiwa, hingga peredaran narkoba dalam lembaga pemasyarakatan, adalah bukti belum maksimalnya pengawasan terhadap warga binaan. Menyikapi itu, Komisi 1 DPRD Provinsi Gorontalo pun mendorong pembentukan unit intelejen di setiap lapas, agar tidak ada lagi kecolongan seperti kejadian di Lapas Boalamo belum lama ini.

Dalam rapat yang menghadirkan Kalapas Boalemo itu, Komisi I tidak hanya merekomendasikan, tapi benar-benar mendorong pembentukan unit intelejen di setiap lapas, mengingat unit seperti ini hanya berada di Kemenkum HAM pusat. Pembentukan intelejen dalam lapas sendiri bersifat urgen.

Lihat saja, dari pengakuan Kalapas Boalemo, perkelahian hingga berkahir dengan tewaskan dua orang napi itu, diakui tidak bisa dihindari, karena pihak lapas minim informasi yang berkembang di lingkungan napi. “Selama ini, proses pembinaan sudah berjalan sebagaimana mestinya sesuai dengan ketentuan yang ada, terkait peristiwa tersebut, kami memang minim akan informasi yang berkembang sebelumnya,” kata Kepala Lapas Kelas II Boalemo.

Disisi lain, keberadaan intelejen dalam lapas sendiri, tidak hanya bisa memonitor berbagai informasi dalam lapas, juga bisa mencegah hal-hal yang tak diinginkan, salah satunya peredaran narkoba.  Dalam kesempatan tersebut, anggota Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo Fikram Salilama juga mengatakan, sarana dan prasarana di setiap Lapas di daerah ini, juga perlu peningkatan.

Diantaranya kata Fikram, perlunya mobil ambulance dan penunjang lainnya. Sarana dan prasarana tersebut, akan sangat membantu para pengelola Lapas, dalam melakukan pembinaan, sekaligus tindak lanjut akan berbagai kemungkinan yang akan terjadi didalam Lapas. (rg-51)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *