Tanggul Jebol Ancam Keselamatan Warga Pohuwato, BWSS Diminta Turun Tangan

Kondisi tanggul jebol di Kabupaten Pohuwato menunggu penanganan dari pihak balai.

RadarGorontalo.com – Musibah banjir yang terjadi beberapa waktu diawal bulan ramadhan masih menyisakan duka bagi warga yang ada di beberapa kecamatan di Kabupaten Pohuwato. Betapa tidak, ratusan bahkan ribuan hektare tanaman warga terendam banjir, rumah-rumah warga serta puluhan ekor hewan ternak hanyut terbawa derasnya arus banjir yang ketinggiannya mencapai dua meter lebih.

Banjir bandang seperti kemarin dikhawatirkan akan terulang kembali oleh masyarakat. Pasalnya, tanggul jebol yang ada di Kecamatan Randangan-Taluditi-Patilanggio sampai dengan saat ini belum juga diperbaiki oleh pihak Balai Wilayah Sungai Sulawesi. Padahal, pemerintah daerah sudah berulang kali menyampaikan kondisi tersebut. Apalagi saat ini intensitas curah hujan cukup tinggi. Warga pun akhirnya mengadu ke pemerintah daerah, karena takut ancaman bencana yang mengintai.

“Harusnya balai segera menangani tanggul jebol tersebut. Karena musim penghujan masih terus berlangsung. Tanggul itu jebol saat banjir awal puasa artinya sudah cukup lama kita menunggu penanganan dari balai. Saya khawatir terhadap ancaman banjir akibat hujan deras, apakah balai menunggu nanti ada korban jiwa atau kerugian masyarakat akan lebih besar lagi,” ungkap Bupati Pohuwato Syarif Mbuinga saat dikonfirmasi.

“Terkait dengan jawaban balai masih menunggu acc, masih menunggu kontraktor karena masih dalam pemeliharan. Menunjukan kurang perhatian dan kurang bertanggungjawab terhadap ancaman nyawa melayang dan ancaman penderitaan serta kerugian rakyat masyarakat,” kesalnya.

Sementara itu, salah satu masyarakat Patilanggio Derna sangat berharap, agar perbaikan tanggul ini bisa dipercepat untuk mengantisipasi terjadinya kembali banjir bandang. Karena Kecamatan Patilanggio juga ikut terendam banjir setelah Kecamatan Randangan dan Taluditi diterjang banjir. “Banyak petani yang gagal panen akibat banjir kemarin,” ungkap Derna. (RG-58)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *