Tak Produktif Gara-gara Katarak

Operasi katarak cuma-cuma di RS Ainun Habibie. (foto : RG)
Operasi katarak cuma-cuma di RS Ainun Habibie. (foto : RG)

Pemprov Berhasil Operasi 812 Pasien

GORONTALO (RadarGorontalo.com) – Operasi katarak cuma-cuma, adalah salah satu program unggulan gubernur Rusli Habibie, khusus kesehatan gratis. Sejak dilantik sebagai gubernur, Rusli melakukan kerjasama dengan salah satu rumah sakit mata di daerah Jawa, dan kini menjadi unggulan RS Ainun Habibie, yang merupakan rumah sakit provinsi Gorontalo. Gubernur memprogramkan operasi katarak secara cuma-cuma ini karena kebanyakan masyarakat Gorontalo terkendala penyakit mata, yakni katarak. Bahkan banyak masyarakat Gorontalo tidak produktif lagi padahal usianya masih sangat muda. “Gorontalo sangat panas, masyarakat kita banyak yang kena penyakit mata katarak padahal usia mereka masih sangat muda,” kata gubernur Rusli Habibie.

Rusli melanjutkan, berkaitan dengan katarak yaitu ketika orang tidak bisa melihat maka pasti tidak bisa bekerja, kalau tidak bisa bekerja maka membutuhkan bantuan dari orang lain akhirnya membuat orang lain juga tidak bisa bekerja. “Artinya ada produktivitas yang menurun karena 1 orang yang kena katarak. Bayangkan yang telah berhasil dioperasi sebanyak 812 orang, artinya, bisa menolong 1.624 orang, membuat produktivitas meningkat dan dampaknya pasti meningkatkan pembangunan provinsi Gorontalo secara keseluruhan,” ungkap Rusli.

Tak hanya operasi gratis, mengunakan IOL ini pasien umum harus menyediakan dana Rp 8 sampai 10 juta, RS Ainun Habibie juga menyediakan/mempasilitasi pasien yang kurang mampu berupa ruang inap. Bahkan khusus pasien yang jauh, dan tidak didampingi keluarganya, gubernur memerintahkan kepala dinas dan Dirut RS Ainun untuk menyediakan konsumsi siang malam.

Sementara itu, sejak pemerintahan gubernur Rusli Habibie, lewat Rumah Sakit (RS) Ainun Habibie telah berhasil melayani 812 pasien katarak secara cuma-cuma. Sabtu (28/6), RS Ainun tersebut kembali melayani 36 pasien yang sebelumnya melewati tahapan skrining (diagnosis).

Dirut RS Ainun dr. Rosina Kiu, menjelaskan bahwa setiap 2 bulan sekali pihak RS Ainun melayani operasi katarak secara gratis, dengan persyaratan sangat mudah, yakni cukup mengantongi surat rujukan Puskesmas dan bisa melayani segara jenis jaminan kesehatan, baik jaminan kesehatan mandiri maupun jaminan kesehatan yang disubsidi pemerintah.

Operasi katarak yang diprogramkan gubernur Rusli Habibie ini menurut Rosina, sudah sangat cangih karena mengunakan peralatan yang super cangih serta ditangani oleh dokter-dokter spesialis mata, khusus didatangkan dari luar daerah. “Cukup 15 menit operasi selesai, dan di jam-jam pertama pasien sudah dapat melihat dengan normal kembali,” jelas Rosina, kemarin.

Dijelaskannya, operasi katarak di RS Ainun tersebut telah menggunakan teknik Fakoemulsifikasi, dengan memakai Intra Okular Lens (IOL) Foldable. “Dan Alhamdulillah 28 Mei kemarin kami (RS.Ainun) kembali melakukan operasi terhadap 36 pesien sehingga totalnya sudah mencapai 812 orang,” jelasnya. (rg-50)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.