Tak Ada Wakil Gender, Dicoret dari Dapil

ilustrasi (Anwart/RG)

Caleg Perempuan Harga Mati

RadarGorontalo.com – Ini warning atau peringatan yang harus ditaati oleh setiap partai politik (parpol) kontestan Pemilu Legislatif (Pileg) 2019 nanti. Bahwa, keterwakilan perempuan sebanyak 30 persen sesuai undang-undang di setiap daerah pemilihan (dapil), harus dipenuhi. “Karena, jika tidak, sanksi-nya parpol di dapil bersangkutan, akan dicoret. Atau, keseluruhan caleg dari parpol tersebut, di dapil itu, tidak diikutsertakan. Mengapa? Karena itu, sesuai aturan,” ujar komisioner KPU Provinsi, Hendrik Imran, kemarin.

Dari komposisi yang diatur oleh KPU sendiri, keterwakilan perempuan harus ada di setiap daftar caleg yang akan dicalonkan per dapil. “Pada intinya, setiap parpol harus mengakomodir 30 persen keterwakilan perempuan, di daftar caleg pada setiap dapil yang diikuti parpol tersebut. Misalnya, untuk 3 caleg harus ada 1 caleg perempuan, 6 caleg harus ada 2 perempuan, 7 caleg dengan syarat 3 caleg perempuan, dan seterusnya. Silahkan dihitung, dan disesuaikan komposisi 30 persen-nya,” urai mantan Ketua KPU Kabgor ini. (rg-28)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.