Survei CRC : Rusli Terlalu Kuat

Hasil Survei  Lembaga Independen Celebes Research Center (CRC)
Hasil Survei Lembaga Independen Celebes Research Center (CRC)

RadarGorontalo.com – Survei yang dilakukan terhadap 19 nama bakal calon gubernur oleh lembaga independen Celebes Research Center (CRC) untuk Pilgub Gorontalo 2017  menempatkan Rusli Habibie sangat jauh berada diatas dengan perolehan popularitas 98,7 persen, dan elektabilitas 81,9 persen. Menariknya, ada nama David Bobihoe diurutan ke dua dengan memperolehan 7,5 persen elektabilitasnya. Padahal mantan Bupati Gorontalo ini tak pernah menyatakan akan maju dan juga tak pasang baliho dan lain lain.

Dibawah David ada 17 nama atau figur bakal calon gubernur, namun angkanya berada sangat jauh dibawah David, bahkan ada yang tidak sampai satu digit. Sehingga kalau Rusli berpasangan dengan David, maka mereka bisa menang diatas 80 persen.

Sampai sekarang ini belum bisa dipastikan siapa yang akan mendampingi Rusli. Pada 2014 lalu, sempat muncul aspirasi yang memasangkan Rusli dengan David dengan paket RUDAL, dan kabar ini sempat menghangat selama 2014. Tetapi kemudian mereda juga karena David ke Pilgub Sulut.

Metode survei CRC, populasi penelitian adalah seluruh masyarakat di Provinsi Gorontalo yang sudah memiliki hak pilih, yaitu berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Jumlah sampel sebanyak 2.000 responden, dengan metode penarikan sampel secara acak dengan teknik multistage random sampling dan meniliki toleransi kesalahan dugaan kurang lebih 2,6 persen. Dengan selang kepercayaan 95 persen, sampel berasal dari 6 Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo yang terdistribusi secara proporsinal. Sementara pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka langsung (face to face) menggunakan kuesioner pada tanggal 10 s/d 20 Maret 2016.

Teknik survei CRC kali ini sangat berbeda ketika mereka turun di Pilgub 2011 lalu, dimana teknik yang mereka gunakan saat ini sangat variatif. Sampelnya pun mencapai 2.000 dengan teknik sebagai berikut, jawaban spontan, yakni mengukur elektabilitas tanpa menyedorkan nama-nama calon. Dengan teknik ini, Rusli tetap menempati urutan pertama dengan elektabilitas 57,6 persen, di urutan kedua tetap David dengan elektabilitas 2,8 persen. 17 nama lainya dibawah David dengan hasil 2,5 persen, 2,2 persen, 2,1 persen dan hanya 0,7 persen dan seterusnya.

Dengan teknik menyedorkan nama, survei Rusli naik. Dari 19 nama tersebut, elektabilitas Rusli mencapai 65,6 persen, David tetap diurutan ke dua yakni 6,2 persen dan seterusnya 3,6 persen, 3,3 persen hingga nama ke 17 dengan hasil 0,2 persen dan nama ke 19 hanya 0,1 persen. Ketika nama kandidat dikurangi, atau figur yang disurvei hanya 9 nama, elektabilitas Rusli naik menjadi 68,4 persen serta David 7,3 persen, dimana tetap David diurutan ke dua. Turun lagi tinggal 4 nama, Rusli tetap menguasai keterpilihan rakyat dengan hasil 71,8 persen, 3 nama 76,1 persen hingga tinggal dua nama atau head to head Rusli sangat jauh meninggalkan calon pensaingnya dengan hasil rata-rata 81 persen ke atas, ketika disandingkan dengan figur manapun. Sehingga akan sulit melawan Rusli kalau hanya setegah hati maju di Pilgub. Artinya, kalau hanya mau coba-coba atau berharap keajaiban saja, mendingan buang handuk dari sekarang karena pasti akan buang energi kemudian sia-sia hasilnya. (rg-50)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.