Sulit ke Pelaminan, Negosiasi Thomas – Roni, Alot

Roni Imran – Thomas Mopili (Anwart/RG)

RadarGorontalo.com – Sekalipun banyak kalangan menilai, Thomas Mopili dan Roni Imran merupakan pasangan yang hebat, dan diprediksi mampu meraih dukungan penuh masyarakat Gorut. Namun untuk menyatukan dua figur tersebut tidaklah mudah. Tak cuma ngotot maju calon bupati, Thomas mengaku punya alternatif, jika tak berjodoh dengan Roni.

Tak pelak, pasangan ini terancam bubar, sekalipun belakangan ini keduanya terlihat mendampingi Gubernur Rusli Habibie,melakukan kunjungan kerja di beberapa kecamatan di Gorontalo Utara.

Thomas Mopili ketika diwawancarai Radar Gorontalo Senin (16/10) kemarin,dengan tegas mengatakan, Sebagai kader yang mendapat dukungan penuh partai Golkar, tentuya harus maju sebagai calon bupati. Dan menurutnya, apa yang ditegaskannya itu, merupakan perintah partai. Dan sebagai kader, dirinya tak ingin membangkang apalagi mengkhianati perintah partainya.

” Saya harus maju. karena ini merupakan amanah,sesuai AD ART serta juklak 06/DPP/GOLKAR/VI /2016, 15 juni 2016. Dimana jika partai Golkar menang disatu daerah. Maka wajib hukumnya kader partai maju sebagai calon gubernur, calon bupati/walikota, sehingga kader partai berdosa kalau tidak mentaatinya. Jadi sudah finish Thomas Mopili sebagai calon bupati, karena jika menerima tawaran menjadi wakil bupati, itu sama halnya melanggar juklak 06 tersebut,” tegas Thomas.

Diakuinya juga, partai Golkar memiliki beberapa alternatif didalam menentukan calon Wakil bupati. Namun demikian, ia belum mau membeberkan kepada publik sejumlah alternatif tersebut. Hanya saja ditegaskannya, andai tidak tercapai kesepakatan dengan Roni Imran, maka itupun tidak ada masalah. “mungkin belum jodoh,” tegas Thomas dengan senyum khasnya. Mesin Golkar terus akan berjalan dan berlari, tanpa mengantungkan nasibnya pada seseorang. (rg-20)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.