Soal Rehab Kantor Lurah Bolihuangga, Warga Protes dan Minta Bupati Segera Turun Tangan

Kondisi kantor Lurah Bolihuangga yang direhab dengan anggaran 122 juta rupiah

RADARGORONTALO.COM – Sejumlah warga Kelurahan Bolihuangga Kecamatan Limboto, Selasa (21/08), menyambangi kantor Lurah Bolihuangga. Mereka datang memprotes soal proyek rehab kantor Lurah Bolihuangga senilai 122 juta rupiah, dengan masa kerja 60 hari kalender. Protes ini muncul akibat tak ada komunikasi antara Lurah dengan warga setempat. Ada beberapa point yang disampaikan warga yang diwakili Ramli Djaini, diantaranya rehab kantor lurah tersebut telah merusak panggung budaya yang menjadi tempat masyarakat melaksanakan kegiatan. Realisasi proyek itu, tidak melibatkan warga serta LPM. Proyek itu juga terkesan asal-asalan. Untuk jendela saja, masih menggunakan yang lama, serta atap yang hanya di cat. “Rehab Panggung Budaya yang sering kami gunakan, kami menilai, pekerjaannya tidak menggambarkan anggaran ratusan juta rupiah itu,” tegas Ramli kepada awak media.

Terkait hal ini, mereka meminta kepada Camat dan juga Bupati, untuk segera turun tangan menyikapi masalah ini.
Ketua LPM, Supratman Naue, tak mau berkomentar lebih terkait hal ini. Ia mengaku tak pernah dilibatkan dalam setiap kebijakan Pemerintah kelurahan.
Lurah Bolihuangga, Noldy Penturi ketika diwawancarai, membantah semua yang dituduhkan warga. Ia sudah menyampaikan rencana rehab kantor ini pada saat Safari Ramadhan lalu. Dan untuk pekerjaannya, menurut Noldy sudah sesuai dengan ketentuan. “Semua sudah sesuai. Dan kalau memang ada kekurangan maka itu hak dari pihak Inspektorat untuk turun dan melakukan verifikasi atas pekerjaan ini”, jelasnya. (RG-52)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.