Soal Hais, DPD II Dilema

Ketua DPD II Golkar Kota Gorontalo Marten A Taha, memimpin rapat pleno diperluas Jumat malam kemarin.(f/Abink).

RadarGorontalo.com – Dalam rapat pleno diperluas internal Partai Golkar Kota Gorontalo, Jumat (13/07) malam, rata-rata pengurus kecamatan menolak Hais Nusi dicalonkan lagi pada Pileg tahun 2019. Kendati demikian, Hais mendapat pembelaan dari DPD I. Hal inipun membuat DPD II Kota Gorontalo, dirundung rasa dilema.

Sebelumnya, penolakan yang dilakukan sejumlah kader Partai Golkar Kota Gorontalo itu, rata-rata diperkuat oleh surat hasil rapat internal, yang dibahas terlebih dahulu dalam rapat tingkat Kecamatan dan Kelurahan. Kemudian, surat pernyataan sikap itu dibahas kembali dalam rapat internal Partai Golkar Kota Gorontalo, Selasa malam kemarin. Dan Jumat malam kemarin, menjadi penentuan nasib Hais, apakah bisa diikutkan dalam Pileg atau tidak.

Menurut Sekretaris DPD II Golkar Kota Gorontalo Fedriyanto Koniyo, ini bukan sebuah gejolak di internal partai, akan tetapi bagian dari dinamika yang kerap ditemukan jelang Pileg. Bagi Fedriyanto juga Ketua DPRD Kota Gorontalo, seperti apa hasil dari rapat pleno malam kemarin, merupakan kententuan yang sudah berlaku. “Ini hanyalah dinamika di internal partai saja,” singkat Fedriyanto.

Sedangkan kata Ketua bidang OKK DPD II Golkar Kota Gorontalo Erwin Rauf, jauh sebelumnya mengenai penjaringan calon Pileg ini, telah dirapatkan di tingkat DPD I Golkar Provinsi Gorontalo. Memang dalam rapat itu, Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo Rusli Habibie, masih menginginkan Hais K. Nusi, untuk masuk dalam bursa calon Pileg. Namun, Erwin sebagai perwakilan DPD II Golkar Kota Gorontalo, yang mengikuti rapat itu, belum bisa memberikan keputusan pasti terhadap permintaan Ketua DPD I Golkar Provinsi Gorontalo. “Karena, semua hasil rapat di DPD I Golkar Provisni Gorontalo tersebut, harus dibahas dalam rapat pleno internal DPD II Golkar Kota Gorontalo,” jelas Erwin.(rg-62).

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.