SM Siap Jadi Kader, SQB Belum Bersikap

Sjafrudin Mosii (kiri) Syamsu Qamar Badu (kanan)

RadarGorontalo.com  – Safrudin Mosi siap akan menjadi kader, jika Demokrat akan mengusungnya menjadi calon Walikota dan Wakil Walikota Gorontalo 2018. “Itu sudah menjadi konsekuensi politik dan itu menjadi komitmen saya jika saya akan diusung Demokrat,” ujar Sarifudin saat dihubungi kemarin.

Terhitung sejak tanggal 1 Juni, Sarifudin akan masuk menjadi kader Demokrat jika akan diusung di Pilwako. Bagi Sarifudin, menjadi seorang kader partai tidak menjadi masalah jika Demokrat memiliki komitmen untuk mengusungnya.

Tanpa memilih harus menjadi Walikota ataupun Wakil Walikota. “Saya menjadi papan satu atau papan dua tidak menjadi masalah, terpenting saya akan diusung Demokrat,” ujarnya.

Berbeda dengan Samsul Qamar Badu, dirinya mempertimbangkan banyak aspek dalam menentukan sikap untuk berkiprah dalam partai politik. “Saya kan masih PNS, jika saya akan bertarung di Pilwako nanti, maka konsekuensi yang saya akan ambil adalah mengundurkan diri dari PNS,” ujarnya.

Soal parpol Samsul, belum menentukan sikap untuk menjadi kader di partai politik, namun setelah proses berjalan sikap itu tetap akan ada. (rg-60).

Share

Comments

comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *