si Kuning Tua Tinggalkan Golkar

Pertemuan yang cukup akrab antara Bupati Indra Yasin dengan ketua DPP PAN Zulkifli Hasan dirumah jabatan MPR-RI. (foto : dok)

RadarGorontalo.com – Indra Yasin akhirnya meninggalkan partai Golkar. Merasa tidak punya kesempatan digusung partai beringin, Indra Yasin berlabuh di Partai Amanat Nasional (PAN). Ini dengan turunnya rekomendasi DPP PAN mengusung Indra Yasin di pilkada Gorontalo Utara 2018 akan datang. Namun dukungan rekomendasi PAN itu tidaklah gratis. Konon, kabar yang diperoleh Radar Gorontalo, DPP PAN mengeluarkan rekomendasi tersebut, setelah Indra Yasin menyatakan bergabung dengan PAN. Dikuatkan dengan surat pernyataan bermeterai, yang ditanda tangani Indra Yasin. Diprediksi nantinya Indra Yasin bersama Thoriq Modanggu akan masuk dalam struktur kepengurusan PAN Provinsi Gorontalo dibawah kepemimpinan Zainuddin Hasan yang baru terpilih.

Bergabungnya Bupati Gorontalo Utara tersebut, dibenarkan oleh kader PAN Roni Imran. “Benar, saya dapat informasi langsung dari Ketua OKK DPP PAN kalau Indra Yasin sudah bergabung dengan PAN. Itulah kenapa DPP PAN mengeluarkan rekomendasi untuk Indra Yasin. Rekomendasi tersebut dikeluarkan setelah Indra Yasin membuat surat pernyataan bermeterai diatas 6000, yang ditandatangani di DPP PAN beberapa beberapa hari lalu,” ujar Roni Imran mencoba mengutip pesan singkat yang diterimanya dari Ketua POK DPP PAN Yandri Susanto.

Roni Imran sendiri mengatakan, menghormati keputusan partai terkait siapapun yang mau bergabung di PAN. Demikian halnya dengan rekomendasi yang dikeluarkan DPP. Tapi, rekomendasi bukan berarti sudah final. Karena masih banyak hal yang harus dilalui, sehingga nantinya bermuara dikeluarkan Surat Keputusan partai. Sebagai kader, tentunya ia merasa punya kesempatan, apalagi ketua umum selalu mengatakan akan memprioritaskan kader PAN. “Saya paham akan pernyataan ketua umum,” kata Roni Imran.

Bocoran yang diperoleh RADAR dari sejumlah kader PAN bahwa DPP masih akan menggodok dukungan ke Indra dan ada gagasan menyatukan kembali Indra dan Roni di SINAR Jilid 2. Ketika ditanyakan pada Roni, apa dia bersedia atau tidak, jawabannya dia akan patuh pada perintah partai.

Iapun menerima hasil Muswil PAN Provinsi Gorontalo yang menghasilkan Zainuddin Hasan sebagai nahkoda baru. Ia merasa optimis kalau ditangan Zainuddin Hasan PAN Gorontalo akan kembali utuh. “Zainuddin Hasan menjadi figur sentral yang bisa kembali menyatukan PAN, setelah beberapa waktu lalu sempat terkotak kotak,” ujarnya. Roni mengakui, kebijakan partai tentunya melihat fungsi strategis. “Dikeluarkannya surat rekomendasi oleh DPP, punya alasan strategis, dimana seluruh kader tentunya harus memahami dan taat terhadap kebijakan tersebut,” ujarnya. Hanya saja, apakah nantinya kebijakan tersebut akan berlanjut ke sebuah SK?, inilah yang masih ditunggu. Semua harus bersabar menanti perkembangan berikutnya, Ditanya andaikan dirinya tidak mendapat dukungan dari PAN. Apakah akan membuka diri terhadap partai lain. Misalnya Golkar. Mendapatkan pertanyaan tersebut. Roni nampak terdiam sejenak, namun tak berapa lama ia merespon. “Jika bicara politik, tentunya satu kehormatan jika ada partai yang melamar. Apalagi sekelas Golkar yang mendapatkan dukungan penuh Rusli Habibie, itu tentunya sebuah kejutan,” ujar Ronni tertawa lepas. Baginya dalam politik, tidak ada yang tidak mungkin. “Tapi, itukan baru andai – andai,” ujarnya tersenyum. Sementara Zainudin Hasan sendiri ingin kader PAN maju bertarung untuk Kepala Daerah. Soal rekomendasi menurut dia belum akhir dari segalanya. “Kalau sudah SK, itu sudah selesai,” kata Zainudin.

Sayang, upaya mendapatkan jawaban langsung dari Indra Yasin perihal kabar dirinya berpindah partai, tak berhasil. hingga pukul 00.00 wita tadi malam, belum ada jawaban dari Indra Yasin. Sementara itu Thoriq Modangu membantah kalau dirinya sudah bergabung dengan parpol Partai Amanat Nasional. “sampai saat ini saya masih PNS aktif,” katanya singkat. Iapun membantah kalau dirinya ikut menandatangani surat pernyataan bermeterai untuk bergabung di keanggotaan PAN. “Itu sama sekali tidak benar, namun soal PAN sendiri punya hubungan emosional dengan saya meski saya diluar struktur, dan hubungannya sudah cukup lama,” ujar Toriq. (RG-20/RG.53)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.