Shoping Center Terbakar Tanpa Ampun

 

Panasnya api membakar Shoping Centre Limbot, tak menyurutkan niat seorang pedagang menyelamatkan dagangannya.(foto Abink RG)

RadarGorontalo.Com – Untuk kesekian kalinya Shoping Centre Limboto terbakar. Namun yang terjadi, Jumat (2/3) tadi malam, adalah yang terparah dalam sejarah, sejak pusat perbelanjaan di Limboto itu berdiri puluhan tahun silam. Wajah-wajah panik para pedagang, terlihat jelas saat coba menyelamatkan dagangan mereka yang masih utuh. Saking besarnya kebakaran ini, sampai-sampai pemadam di daerah tetangga pun ikut diturunkan.
Menurut beberapa saksi mata, kebakaran terjadi sekitar 22.30 Wita. Bak raksasa merah yang sedang mengamuk, api begitu cepat membesar dan menyambar setiap kios yang sebagian besar bahan bangunannya terbuat dari kayu. Belum lagi, banyak kios yang menyimpan tabung LPG, barang klontongan dari plastik hingga pakaian. Tak ada ampun, upaya penyelamatan yang dilakukan warga sepertinya sia-sia. Beberapa pedagang yang nekat, bahkan tak menghiraukan peringatan dari petugas, kendati taruhannya nyawa. Kerugian ditaksir mencapai angka puluhan miliar rupiah.

Dugaan sementara, kebakaran itu akibat korsleting listrik dari salah satu toko yang berada dibagian timur shoping Centre. pemadam kebakaran BPBD Kabupaten Gorontalo, dibantu Pemadam dari Kota Gorontalo hingga water canon yang diturunkan tidak bisa berbuat banyak. Api terus saja menyambar setiap inchi kios yang ada dalam shoping centre. Untung, kebakaran itu bisa dilokalisir dan tidak sampai menyambar sejumlah bangunan rumah penduduk maupun kantor swasta yang berada di seberang jalan. Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan dari pihak terkait, mengenai sumber kobaran api, korban jiwa, dan juga belum jelas total kerugian yang dialami para pedagang.

Pemda Siapkan 7 M

Musibah kebakaran yang melahap 90 persen soping center Limboto oleh Pemda Kabupaten Gorontalo memang sudah disediakan anggaran untuk merehab pusat perekonomian masyarakat Limboto ini untuk tahun 2018. Sebanyak Rp. 7 Miliar sudah dipersiapkan untuk merenovasi bangunan yang sudah berkisar puluhan tahun ini.

Bupati Kabupaten Nelson Pomalingo yang langsung turun kelapangan mengatakan demikian. ” Kami, pemerintah sudah menyiapkan anggaran renovasi untuk shoping ini sekitar Rp 7 miliar. Dan itu kami sudah siapkan ditahun 2018 ini. Namun sayangnya lebih dulu musibah kebakaran ini terjadi. Dan kami cukup kaget akan peristiwa ini, ” jelas Bupati kala dikerumuni sejumlah wartawan.

Selebihnya kata Bupati, semua yang menyangkut peristiwa ini akan diidentifikasi. Baik penyebabnya, asal muasal api, berapa kerugian, hingga nanti penanganan kami khususnya bagi warga penjual seperti apa dari pemerintah. Memang kata Nelson,semuanya sudah kita bahas, baik para pedagang akan kami relokasi di sekitar gedung pemuda, menunggu soping ini direnovasi dll. Soal ganti rugi tentunya ini masih akan kita bahas lagi, apakah akan ada pesangon atau bagaiamana. Hanya saja selaku pemerintah, kami menghimbau bagi warga korban kebakaran soping untuk sabar. “Secepatnya pemerintah akan mengambil tindakan untuk semua ini,” tutup Nelson. (rg-52/rg-53)

Share

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.